Dipanggil KPK Soal Korupsi Digitalisasi SPBU, Pertamina Patra Niaga: Sebagai Saksi
Camelia Rosa | 21 Januari 2025, 17:36 WIB

AKURAT.CO PT Pertamina Patra Niaga (Persero) buka suara terkait pemanggilan beberapa pekerjanya oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada kasus dugaan korupsi digitalisasi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) tahun 2018-2023 yang dikerjakan oleh PT Telkom sebagai pelaksana.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Heppy Wulansari menegaskan, pemanggilan beberapa pekerjanya ini hanyalah sebagai saksi. "Sebagai saksi yang dimintai keterangan dan informasi lebih detil untuk mendukung investigasi yang dilakukan oleh KPK," tegas Heppy dalam keterangannya, Selasa (21/1/2025).
Lebih lanjut Heppy menyampaikan bahwa Pertamina Patra Niaga sebagai entitas bisnis senantiasa melaksankan operasional bisnisnya dalam koridor GCG (Good Corporate Governance).
"Pertamina Patra Niaga menghormati proses hukum yang berjalan dengan memenuhi panggilan pihak berwenang," pungkasnya.
Sebagaimana diberitakan Akurat.co sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang mengusut dugaan korupsi dalam proyek digitalisasi SPBU PT Pertamina (Persero) tahun 2018-2023. Dalam pengusutan kasus ini, penyidik KPK telah menjadwalkan pemanggilan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak.
Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika Sugiarto mengatakan kasus ini sedang bergulir di tahap penyidikan. Katanya, KPK juga sudah menetapkan tersangka dalam kasus ini. Namun Tessa belum mau mengungkapkan identitas pihak yang harus mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum.
"Sudah ada tersangka," jelas Tessa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 7Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 8Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 9Pemerintah Pastikan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat
- 10Harga Cabai Berangsur Turun Awal November







