AKURAT.CO PT PLN Indonesia Power (PLN IP) berhasil mencatatkan penjualan 273 ton setara karbon dioksida (CO2e) emisi karbon terverifikasi kepada PT Sucofindo melalui platform IDX Carbon.
Direktur Utama PLN Indonesia Power, Edwin Nugraha Putra, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk mendorong ekonomi rendah karbon di Indonesia.
“Penjualan karbon ini dapat mendukung pemenuhan syarat pasar internasional yang semakin peduli terhadap bisnis yang mengedepankan kelestarian alam,” kata Edwin dalam keterangannya, Minggu (5/1/2025).
Baca Juga: Perdagangan Karbon Subsektor PLTU Tembus Rp84,17 Miliar di 2023
Edwin menambahkan, inisiatif hijau ini selaras dengan tuntutan pasar internasional, terutama bagi eksportir ritel yang akan memasuki pasar Eropa. Melalui Sertifikat Pengurangan Emisi (SPE), PLN IP menawarkan solusi yang memenuhi standar global, sehingga memudahkan para pebisnis untuk bersaing di pasar dunia.
“PLN Indonesia Power hadir dengan solusi SPE yang memenuhi kebutuhan pasar internasional, membantu para pebisnis meraih peluang di pasar global dengan keunggulan ramah lingkungan,” ujar Edwin.
Langkah PLN IP menjual emisi karbon ini juga mencerminkan dukungan perusahaan terhadap target dekarbonisasi nasional dan komitmen pemerintah Indonesia untuk mencapai net zero emission pada 2060. “Kami membuka peluang bagi lebih banyak mitra untuk bergabung dalam kolaborasi hijau ini,” tambah Edwin.
Selain bekerja sama dengan PT Sucofindo, PLN IP juga telah menggandeng PT Bala Biotech Indonesia dan PT Iklim Muda Sentosa dalam perdagangan karbon. Kolaborasi ini menunjukkan keseriusan perusahaan dalam menciptakan nilai tambah di sektor energi sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.
“Kolaborasi ini tidak hanya mendukung keberlanjutan tetapi juga membuka peluang bisnis yang bernilai tambah bagi mitra kami,” ujar Edwin.
Edwin mengungkapkan bahwa perdagangan karbon melalui IDX Carbon tidak hanya menjadi strategi perusahaan dalam mengurangi jejak karbon, tetapi juga untuk meraih peluang di pasar global. Dengan meningkatnya permintaan atas produk dan jasa ramah lingkungan, PLN IP berupaya menjawab tantangan tersebut melalui inovasi dan komitmen berkelanjutan.
Melalui langkah ini, PLN IP terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong ekonomi rendah karbon di Indonesia. Inisiatif hijau seperti ini diharapkan dapat menjadi pendorong transformasi energi bersih yang lebih luas, sekaligus memberikan dampak positif pada pelestarian lingkungan.
PLN IP juga mengundang lebih banyak mitra strategis untuk terlibat dalam program perdagangan karbon ini. Dengan membuka peluang kolaborasi, PLN IP berharap dapat memperluas dampak positif inisiatif tersebut di berbagai sektor ekonomi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 8Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai









