AKURAT.CO Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir secara resmi melakukan perombakan pada PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Di mana dalam perombakan tersebut, Irfan Setiaputra dicopot dari Direktur Utama Garuda Indonesia.
Merespon hal tersebut, Mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia, Irfan Setiapura menyampaikan bahwa dirinya menerima keputusan tersebut dengan sikap profesional dan tulus berterima kasih atas semua kepercayaan yang sudah diberikan oleh masyarakat Indonesia
"Saya menerima keputusan ini dengan sikap profesional, dan dengan tulus berterima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada saya, saya juga ingin menyampaikan rasa terima kasih kepada rekan-rekan media atas dukungan selama ini, serta kerelaan menerima informasi dari saya. Terima kasih pula untuk pertanyaan-pertanyaan kritis yang kadang menantang, namun telah membuat saya semakin mawas diri," ucapnya melalui pesan Whatsapp, Jumat (15/11/2024).
Lebih lanjut dirinya juga meminta maaf atas segala kesalahan, waktu yang lama dalam menunggu, dan keterlambatan dalam memberikan jawaban. Hal ini tentu, lanjutnya, menjadi sebuah kehormatan bagi dirinya bisa bekerja bersama rekan-rekan.
"Saya belajar banyak dari rekan-rekan semua, saya berharap rekan-rekan selalu sehat, tidak lelah menyebarkan berita yang baik, membangun optimisme publik, dan terus berkontribusi bagi masa depan bangsa yang kita cintai," tegasnya.
Sebagai informasi, sebelumnya Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir sebelumnya buka suara ihwal kabar yang berkembang seputar petinggi maskapai penerbangan Lion Air yang disebut bakal menggantikan posisi Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra.
Dalam kesempatan itu, Erick meminta untuk menunggu hasil dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan enggan berkomentar banyak khususnya soal alasan perombakan direksi. "Belum RUPS, tunggu saja RUPS nya. Nanti kalau sudah RUPS baru diceritain [alasan perombakan direksi]," ujar Erick saat ditemui di Jakarta Pusat, dikutip Jumat (8/11/2024).
Ketika ditanya apakah Rusdi Kirana selaku salah satu Pendiri Lion Air yang bakal mengisi posisi Dirut Garuda, Erick tidak menjawab dengan gamblang. Dia hanya mengatakan Rusdi saat ini sudah memiliki posisi sebagai Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) 2024-2029. "Pak Rusdi Kirana kan di MPR, nanti saya telepon Pak Rusdi, saya sih tidak yakin ya," ujarnya.
Ketika ditanya apakah Rusdi Kirana selaku salah satu Pendiri Lion Air yang bakal mengisi posisi Dirut Garuda, Erick tidak menjawab dengan gamblang. Dia hanya mengatakan Rusdi saat ini sudah memiliki posisi sebagai Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) 2024-2029. "Pak Rusdi Kirana kan di MPR, nanti saya telepon Pak Rusdi, saya sih tidak yakin ya," ujarnya.
Belakangan, tepatnya usai RUPSLB atau Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA), pada hari ini, Jumat (15/11/2023), diketahui sosok yang menggantikan Irfan adalah Wamildan Tsani Panjaitan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








