Okamoto Luncurkan Inovasi Kondom Latex Tipis Pertama di Indonesia Tanpa Tip

AKURAT.CO Okamoto, brand kondom terkemuka di Jepang resmi meluncurkan varian terbarunya, yakni 0.03 Real Fit sebagai kondom latex tipis pertama tanpa tip (reservoir tip) yang dirancang khusus dengan mengikuti bentuk alami organ intim pria, sehingga bisa memberikan pengalaman bersama pasangan yang lebih natural dan berkesan.
Diluncurkannya 0.03 Real Fit ini sekaligus menegaskan komitmen Okamoto untuk selalu menghadirkan produk yang mementingkan kenyamanan dan keamanan ekstra saat berhubungan intim, sehingga menunjang pengalaman bersama pasangan yang lebih natural dan memberikan lebih banyak sensasi ketika digunakan.
Terlebih, hadirnya Okamoto 0.03 Real Fit juga sekaligus menjawab hasil survey Okamoto bersama Rumah Tiga Generasi, biro psikologi yang menawarkan one-stop layanan psikologi untuk anak, dewasa dan lansia, yang mengungkap bahwa lebih dari 65 persen responden merasa penggunaan kondom membuat aktivitas seksual terasa tidak natural. Oleh karena itu, tak heran jika penggunaan alat kontrasepsi jenis kondom pun cenderung masih rendah.
Menurut Direktur Okamoto Industries (HK) Ltd, Ryota Isetani, inovasi kondom latex tipis tanpa tip yang disematkan pada varian 0.03 Real Fit ini merupakan terobosan terbaru yang diciptakan mengikuti bentuk alami organ intim pria, sehingga seluruh bagian organ intim bisa merasakan sensasi sentuhan alami yang maksimal.
"Inovasi ini merupakan bagian dari upaya Okamoto dalam menjawab preferensi masyarakat akan kondom impian yang tak hanya memberikan perlindungan maksimal, namun juga tetap memastikan kenyamanan dan pengalaman bersama pasangan yang lebih natural. Tak hanya itu, Okamoto 0.03 Real Fit merupakan bagian dari 0.03 series yang terkenal sangat tipis, hanya 0.03mm secara merata dari pangkal hingga ujungnya," ujar Isetani di Jakarta, Jumat (26/7/2024).
Baca Juga: Olimpiade Paris: Digelar di 'Kota Cinta', Penyelenggara Sediakan 300 Ribu Kondom di Kampung Atlet
Senada, Konselor dan Sex Educator Tiga Generasi, Febrizky Yahya mengatakan meskipun penggunaannya masih terbilang rendah, nyatanya pemahaman masyarakat akan kondom sudah tinggi.
Pada hasil survei Tiga Generasi, tercatat 86% responden memahami kondom efektif sebagai pengendali kehamilan dan 93% memahami penularan IMS seperti HIV/AID dapat dicegah dengan kondom. Sayangnya, persepsi kondom yang mengurangi kepuasan pengguna dan pasangannya masih menjadi barrier utama.
"Kondom merupakan satu-satunya alat kontrasepsi yang terbukti mampu mencegah kehamilan sekaligus mengurangi risiko penularan infeksi menular seksual (IMS) dengan tingkat efektifitas sebesar 98 persen, ketika digunakan dengan benar. Untuk itu saya berharap hadirnya 0.03 Real Fit ini bisa turut mendorong tingkat penggunaan kondom di masyarakat, terlebih hasil survey pun juga mengungkap bahwa lebih dari 80 persen responden akan merasa tertarik untuk menggunakan kondom, jika ada jenis kondom yang sangat tipis, memberikan kenyamanan ekstra, tidak memiliki tip, dan mengikuti bentuk organ intim pria saat dipakai," jelas Febry.
Senada dengan hasil survey dan turut menyambut baik atas diluncurkannya Okamoto 0.03 Real Fit, Ardo Sebastian selaku Content creator dan penulis buku pun menyatakan ketertarikannya untuk mencoba menggunakan 0.03 Real Fit sebagai pilihan alat kontrasepsinya.
"Sebagai suami yang aktif secara seksual, saya selalu mengutamakan kenyamanan dan kepuasan saya maupun pasangan. Melalui hadirnya 0.03 Real Fit dengan inovasi kondom latex tipis pertama tanpa tip yang dirancang khusus mengikuti bentuk alami organ intim pria, kini tidak perlu khawatir lagi akan rasa tidak nyaman maupun mengurangi kenikmatan berhubungan intim saat menggunakan kondom. Terlebih, Okamoto telah dikenal akan kualitasnya, sebagai brand kondom terbaik di Jepang," ujar Ardo.
Bersamaan dengan acara peluncuran 0.03 Real Fit ini, Okamoto juga menghadirkan pameran instalasi bertajuk Real Fit Corner, yang akan berlangsung di M Bloc Space, Jakarta selama 3 hari dari 26 - 28 Juli 2024 dan terbuka bagi siapapun yang berusia di atas 21 tahun. Berbagai keseruan pun telah dipersiapkan untuk mengajak masyarakat mengenal 0.03 Real Fit lebih dekat, sekaligus mengedukasi akan pentingnya penggunaan kondom.
"Sebagai brand kondom terkemuka di Jepang, Okamoto memahami pentingnya kenyamanan saat berhubungan guna menunjang pengalaman bersama pasangan yang lebih natural dan berkesan. Untuk itu, kami berharap hadirnya 0.03 Real Fit dan Real Fit Corner ini bisa menjawab kebutuhan masyarakat akan produk kondom yang bisa memberikan kenyamanan dan pengalaman bersama pasangan yang lebih natural dan tentunya juga turut mendorong tingkat penggunaan kondom di masyarakat Indonesia," kata Isetani.
Secara global, Okamoto telah dipercaya selama 90 tahun oleh masyarakat dunia guna memenuhi kebutuhan setiap orang dalam menghadirkan berbagai produk latex berkualitas seperti kondom. Sementara untuk pasar Indonesia, Okamoto telah hadir sejak 2010 melalui produk kondom. Meski saat ini market share Okamoto di Indonesia terbilang kecil, Isetani percaya perusahaan bisa berkontribusi lebih banyak ke depan.
"Memang kondom bukan topik yang sering diperbincangan di masyarakat, tak hanya di Indonesia tapi negara-negara lain. Tapi kami percaya dengan visi kami melindungi lebih banyak orang termasuk orang Indonesia, dan inovasi yang terus kami luncurkan termasuk kondom yang kian tipis, kami percaya bisa berkontribusi lebih banyak ke depannya," ujar Isetani.
Berbagai rangkaian produk kondom unggulan telah hadir mulai dari OK Series, seperti Crown, Harmony; hingga 0.03 series, seperti 0.03 Platinum, 0.03 Aloe, 0.03 Cool dan khususnya 0.03 Real Fit yang hari ini diluncurkan. Seluruh rangkaian produk kondom Okamoto tersebut pun telah tersedia di minimarket, supermarket, H&B dan Pharmacy di seluruh Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 4Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 5Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 6Tanpa Sponsor 'Palsu' Rp19,69 Triliun, Manchester City Mungkin Tanpa Aguero dan Silva
- 7Prediksi Spanyol vs Kroasia di UEFA Nations League: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 8Kalender Jawa 29 September 2026: Selasa Wage Cocok untuk Apa? Ini Watak dan Neptunya
- 9KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji
- 10Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Gibran Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah








