Akurat Logo

Pupuk Indonesia Siap Salurkan 9,5 Ton Pupuk Subsidi di 2024

Silvia Nur Fajri | 2 Mei 2024, 12:50 WIB
Pupuk Indonesia Siap Salurkan 9,5 Ton Pupuk Subsidi di 2024

AKURAT.CO PT Pupuk Indonesia (Persero) mengumumkan kesiapan mereka untuk menyalurkan alokasi pupuk bersubsidi sebesar 9,55 juta ton pada tahun 2024, sesuai dengan arahan pemerintah guna meningkatkan produktivitas pertanian.

Menyusul diterbitkannya Keputusan Menteri Pertanian (Kepmentan) Nomor 249 Tahun 2024 dan Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 01 Tahun 2024 tentang Perubahan atas Permentan Nomor 10 Tahun 2024, Tri menjelaskan bahwa ada penambahan alokasi subsidi pupuk menjadi 9,55 juta ton dari sebelumnya 4,7 juta ton.

"Pupuk Indonesia selaku BUMN penerima mandat untuk memproduksi dan mendistribusikan pupuk bersubsidi oleh Pemerintah siap menyalurkan pupuk bersubsidi kepada petani terdaftar sebesar 9,55 juta ton di tahun 2024," kata Direktur Pemasaran Pupuk Indonesia, Tri Wahyudi Saleh dalam keterangan tertulis, Kamis (2/5/2024).

Baca Juga: Semarak HUT Ke-12 Pupuk Indonesia: Tanam 8.000 Pohon Dukung Penurunan Emisi Karbon

Dirinci, pupuk urea ditetapkan sebesar 4.634.626 ton, pupuk NPK sebesar 4.415.374 ton termasuk pupuk NPK Formula Khusus, dan pupuk Organik sebesar 500.000 ton.

Selain itu, Tri juga menyoroti peningkatan alokasi subsidi pupuk di berbagai wilayah, seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Lampung. Semua alokasi ini dapat dimanfaatkan oleh petani terdaftar atau petani yang memenuhi kriteria sesuai dengan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 01 Tahun 2024.

Tri menekankan bahwa pupuk bersubsidi diperuntukkan bagi petani yang menggarap usaha tani subsektor tanaman pangan, hortikultura, dan perkebunan dengan luas lahan maksimal 2 hektare.

Dia juga menambahkan bahwa e-RDKK dapat dievaluasi 4 bulan sekali pada tahun berjalan, memberikan kesempatan bagi petani yang belum mendapatkan alokasi untuk mendaftar.

Dalam upaya menyediakan pupuk bersubsidi secara efisien, Pupuk Indonesia menggunakan aplikasi i-Pubers (Integrasi Pupuk Bersubsidi) untuk memudahkan petani dalam penebusan. Tri juga meminta dukungan dari distributor, kios resmi, serta pemerintah daerah, provinsi, dan kabupaten/kota dalam sosialisasi dan pelaksanaan program subsidi pupuk ini.

"Kami siap memproduksi dan menyalurkan pupuk bersubsidi mengingat kapasitas produksi kami bisa memenuhi sesuai alokasi subsidi pupuk yang ditetapkan Pemerintah," kata Tri.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.