Akurat Logo

Harga Beras Melonjak, Asosiasi Pedagang Pasar Minta Pemerintah Awasi Stok

Silvia Nur Fajri | 23 Februari 2024, 17:14 WIB
Harga Beras Melonjak, Asosiasi Pedagang Pasar Minta Pemerintah Awasi Stok

 

AKURAT.CO Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (DPP IKAPPI) menyoroti meningkatnya harga beras yang meresahkan.

Sekretaris Jenderal DPP IKAPPI, Reynaldi Sarijowan, mengungkapkan bahwa pedagang sedang menghadapi kesulitan mendapatkan beras premium karena keterbatasan stok yang dimiliki penggilingan.

"Situasi ini memerlukan perhatian dari semua pihak untuk memastikan stok beras, terutama beras premium, segera tersedia di pasar. Semakin tertahannya pasokan beras premium, semakin buruk kondisinya dan harga akan terus melonjak," ungkap Sarijowan dalam keterangan tertulis, Jumat (23/2/2024).

Baca Juga: Daftar 5 Negara Pengekspor Beras ke RI, Jenis Beras Apa Saja yang Jadi Favorit di Dunia

Berbagai faktor seperti molornya musim tanam dan panen serta keterbatasan produksi tahun lalu telah menyebabkan ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan.

Hal tersebut mengakibatkan lonjakan harga beras mencapai lebih dari 20% dibandingkan tahun sebelumnya, naik dari Rp14.000 menjadi Rp18.000 per kilogram.

Kemudian, DPP IKAPPI mendesak pemerintah untuk meningkatkan produksi beras dengan menggenjot produksi, memperluas subsidi pupuk, dan menggelontorkan stok yang dimiliki pemerintah dan perusahaan lokal ke pasar tradisional menjelang bulan Ramadan.

Mereka juga menekankan pentingnya pengawasan stok oleh satgas pangan Mabes Polri dan distribusi beras medium oleh Bulog ke pasar tradisional dan ritel.

Selain itu, Sarijowan menegaskan bahwa tindakan segera diperlukan untuk mengatasi masalah ini dan menawarkan solusi tersebut kepada pemerintah dan semua pihak terkait.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.