Akurat Logo

Laba PT Timah Tembus Rp4,12 Triliun, Cetak Rekor Tertinggi

Lukman Nur Hakim Akurat.co | 1 November 2026, 10:20 WIB
Laba PT Timah Tembus Rp4,12 Triliun, Cetak Rekor Tertinggi
PT Timah membukukan laba bersih Rp4,12 triliun hingga September 2026, melonjak 584% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. - Dok. PT Timah

AKURAT.CO PT TIMAH Tbk membukukan pendapatan usaha sebesar Rp16,15 triliun pada semnilan bulan pertama (Januari-September/9M) 2026, atau meningkat 144% dibandingkan 9M 2025 sebesar Rp6,61 triliun.

Sejalan dengan pertumbuhan pendapatan, Perseroan mencatatkan laba usaha sebesar Rp5,60 triliun, meningkat 594% dibandingkan 9M 2025 sebesar Rp807,25 miliar.

EBITDA mencapai sebesar Rp6,18 triliun, meningkat 323% dibandingkan EBITDA 9M 2025 sebesar Rp1,46 triliun. Sementara itu, laba bersih Perseroan tercatat sebesar Rp4,12 triliun, meningkat 584% dibandingkan 9M 2025 sebesar Rp602,42 miliar.

Baca Juga: MIND ID Ungkap Masalah RKAB di Balik Insiden Kantor PT Timah

“Pencapaian laba bersih sebesar Rp4,12 triliun pada 9M 2026 merupakan rekor tertinggi Perseroan untuk periode sembilan bulan. Capaian ini mencerminkan penguatan kinerja operasional dan keuangan melalui peningkatan produktivitas, optimalisasi kegiatan usaha, pengelolaan penjualan yang efektif, serta disiplin dalam pengelolaan keuangan,” kata Direktur Utama PT Timah, Restu Widiyantoro melalui keterangan resmi, Sabtu (31/10/2026).

Dari sisi posisi keuangan, total aset Perseroan per 30 September 2026 tercatat sebesar Rp17,26 triliun, meningkat 26% dibandingkan posisi akhir tahun 2025 sebesar Rp13,64 triliun.

Total liabilitas tercatat sebesar Rp5,29 triliun, meningkat sekitar 1% dibandingkan posisi akhir tahun 2025 sebesar Rp5,23 triliun. Sementara itu, ekuitas meningkat 42% menjadi Rp11,97 triliun dari Rp8,41 triliun pada akhir tahun 2025, sejalan dengan perolehan laba Perseroan selama 9M 2026.

Baca Juga: Pendapatan PT Timah Melonjak 247 Persen di Semester I-2026, Laba Bersih Capai Rp2,71 Triliun

Kinerja Operasi dan Produksi

Pada 9M 2026, Perseroan mencatat produksi bijih timah sebesar 18.883 ton Sn, meningkat 55% dibandingkan 9M 2025 sebesar 12.190 ton Sn.

Sejalan dengan peningkatan tersebut, produksi logam timah mencapai 16.190 metrik ton Sn, meningkat 49% dibandingkan 9M 2025 sebesar 10.855 metrik ton Sn. Peningkatan produksi bijih timah didukung oleh optimalisasi penambangan darat dan laut.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.