Akurat Logo

Kelangkaan BBM Berulang di Sejumlah Daerah, IESR Minta Pemerintah Ambil Langkah Darurat

Lukman Nur Hakim Akurat.co | 13 Oktober 2026, 15:33 WIB
Kelangkaan BBM Berulang di Sejumlah Daerah, IESR Minta Pemerintah Ambil Langkah Darurat
CEO IESR, Fabby Tumiwa menilai gangguan pasokan yang berulang selama dua bulan terakhir mengindikasikan adanya tekanan serius pada rantai pasok BBM nasional

AKURAT.CO Institute for Essential Services Reform (IESR) mendesak pemerintah segera mengambil langkah darurat untuk mengatasi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi secara bergantian di sejumlah daerah.

Meski pemerintah menyatakan stok BBM nasional dalam kondisi aman, kelangkaan masih dilaporkan terjadi, terbaru di Bali, setelah sebelumnya melanda Malang, Sintang, Kefamenanu, dan Bone Bolango.

Chief Executive Officer (CEO) IESR, Fabby Tumiwa menilai, gangguan pasokan yang berulang selama dua bulan terakhir mengindikasikan adanya tekanan serius pada rantai pasok BBM nasional.

Baca Juga: Kelangkaan BBM di Sejumlah Wilayah, IESR Dorong Pemerintah Evaluasi Tata Kelola Energi

Lonjakan harga minyak akibat perang di Timur Tengah turut meningkatkan biaya pengadaan dan distribusi BBM, sementara kondisi arus kas Pertamina menghadapi tekanan yang semakin besar.

“Pemerintah tidak cukup hanya menjamin bahwa stok BBM nasional aman, tetapi harus memastikan BBM benar-benar tersedia dan dapat diakses masyarakat di seluruh daerah. Kelangkaan yang terus berulang menunjukkan perlunya penanganan segera terhadap rantai pasok dan distribusi BBM,” kata Fabby dalam keterangannya, Selasa (13/10/2026).

IESR mendesak pemerintah mengambil langkah konkret dalam tujuh hari ke depan, mulai dari membentuk koordinasi penanganan krisis BBM, melakukan redistribusi stok ke daerah terdampak, hingga mengaudit pasokan dan distribusi sampai tingkat stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Pemerintah juga perlu memprioritaskan pasokan bagi layanan publik dan kegiatan ekonomi vital, serta memperbaiki komunikasi publik agar masyarakat memperoleh informasi yang jelas dan dapat dipercaya mengenai kondisi pasokan BBM.

“Kelangkaan BBM yang terjadi berulang bukan sekadar masalahdistribusi, tetapi peringatan terhadap ketahanan energi nasionalyang membutuhkan tindakan segera,” tutur Fabby.

Pertamina Tambah Pasokan

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus memperkuat pasokan BBM di wilayah Bali melalui kedatangan kapal pengangkut dengan muatan 18.000 KL Pertalite dan 2.500 KL Pertamax. Kedatangan kapal tersebut mendukung percepatan distribusi BBM ke SPBU untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan menjaga kelancaran pelayanan.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi menyampaikan bahwa Pertamina terus memantau kondisi stok dan konsumsi BBM di lapangan serta mengoptimalkan penyaluran setelah kapal sandar.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.