Tak Cuma Co-Firing, PLN EPI Bidik Biomassa untuk BioCNG dan Hidrogen

AKURAT.CO PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) memperluas pemanfaatan biomassa tidak hanya sebagai bahan bakar co-firing pembangkit listrik, namun juga sebagai bahan baku pengembangan BioCNG (Compressed Biomethane Gas) dan hidrogen hijau.
Direktur Biomassa PLN EPI, Hokkop Situngkir mengatakan, pengembangan biomassa merupakan bagian dari strategi PLN Group dalam memperbesar pemanfaatan energi terbarukan sekaligus membangun rantai nilai bioenergi yang lebih luas.
"Pada dasarnya, konsepnya adalah co-firing. Bahan-bahan hayati kita kumpulkan, kita ambil, kemudian kita deploy ke pembangkit milik kita," kata Hokkop, Selasa (8/9/2026).
Hokkop menyebut, PLTU menjadi salah satu pembangkit yang paling siap memanfaatkan biomassa karena karakteristik bahan bakarnya dapat diolah untuk menggantikan sebagian penggunaan batu bara.
Namun, pemanfaatan biomassa tidak berhenti pada substitusi sebagian batubara, melainkan terus dikembangkan menjadi berbagai produk energi terbarukan.
"Jadi perjuangannya masih panjang sampai 2030. Kita sudah agendakan pemanfaatan biomassa di PLN," ujarnya.
Salah satu pengembangan tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman antara PLN EPI, PT Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas), dan PT Kis Biofuels Indonesia mengenai pengembangan BioCNG dan/atau gas berbasis biomassa.
Kerja sama ini memanfaatkan limbah organik, seperti Palm Oil Mill Effluent (POME) dan limbah peternakan, sebagai bahan baku untuk menghasilkan biometana yang selanjutnya diolah menjadi BioCNG. Dalam ekosistem tersebut, PGN Gagas berperan sebagai off-taker produk BioCNG.
"Metananya kita ambil, kemudian kita ciptakan reaktor dan segalanya. Tentunya dengan kerja sama dengan pihak teknologi, baru nanti kita bisa bertransaksi dengan PT Gagas," tutur Hokkop.
Kerja sama tersebut dituangkan dalam Nota Kesepahaman tentang pengembangan BioCNG dan/atau gas berbasis biomassa untuk meningkatkan bauran energi terbarukan dan mempercepat pencapaian target net zero emission.
Selain BioCNG, PLN EPI juga mendorong pengembangan biomassa sebagai bagian dari ekosistem hidrogen hijau.
PLN EPI menandatangani Nota Kesepahaman tentang Pengembangan Ekosistem Hidrogen Hijau Berbasis Biomassa di Indonesia bersama CISRI HY&POR Technology Co., Ltd. dan PT Pupuk Kujang Cikampek.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prancis Terbuka: Ganda Putra Indonesia Menggila, Leo/Daniel dan Raymond/Joaquin Melesat ke Perempat Final
- 2Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 3Pemecatan Michael Carrick Mulai Disuarakan, Ada 'Monster' Sulit Dijinakkan di Tubuh MU?
- 4Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 5Netanyahu: AS Akan Hentikan Bantuan Militer ke Israel, Tinggal Menunggu Waktu
- 6Megawati Hangestri Dapat Julukan Baru dari Media Korea, Apa Artinya?
- 7Prediksi Skor Napoli vs Roma 24 Oktober 2026: Derby del Sole Diprediksi Sengit
- 8Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 9Desak Nusron Wahid Dijemput Paksa, MAKI Adukan Pimpinan KPK ke Dewas
- 10KPK Sita BMW Milik Richard Erlangga dalam Korupsi BNPB, Total Ada Empat Mobil









