Indonesia Gandeng Jepang Kebut Proyek Panas Bumi hingga Perdagangan Karbon

AKURAT.CO Pemerintah Indonesia dan Jepang memperkuat kolaborasi dalam mempercepat transisi energi melalui pengembangan berbagai proyek energi bersih.
Kolaborasi tersebut meliputi, ari panas bumi, pembangkit listrik tenaga sampah, bahan bakar penerbangan berkelanjutan (Sustainable Aviation Fuel/SAF), amonia hijau, hingga perdagangan karbon.
Komitmen diperkuat dalam pertemuan bilateral antara Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM dengan delegasi Ministry of Economy, Trade and Industry (METI) Jepang
Direktur Jenderal EBTKE, Eniya Listiani Dewi mengatakan, kerja sama Indonesia–Jepang menjadi bagian penting dalam mempercepat implementasi proyek transisi energi sekaligus mendorong investasi teknologi rendah karbon di Indonesia.
Baca Juga: Kementerian ESDM Tetapkan HBA Periode Kedua Juli 2026, Batu Bara Kategori Tinggi Kembali Naik
Salah satu agenda utama yang dibahas adalah percepatan pengembangan dua proyek panas bumi nasional, yakni PLTP Sarulla dan PLTP Muaralaboh Unit 2.
"Untuk Sarulla, pemerintah terus mengupayakan pemulihan kapasitas pembangkitan melalui implementasi Long Term Restoration Plan dalam tiga tahap. Selain itu, Pemerintah juga secara aktif memberikan kepastian bagi investasi lanjutan guna memaksimalkan kapasitas pembangkit," kata Eniya dikutip dari laman EBTKE, Senin (20/7/2026).
Sementara itu, pembangunan PLTP Muaralaboh Unit 2 terus berjalan guna meningkatkan bauran energi bersih, memperkuat keandalan sistem kelistrikan Sumatera, membuka lapangan kerja, meningkatkan penggunaan produk dalam negeri, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Selain panas bumi, kedua negara juga membahas perkembangan sejumlah proyek prioritas lainnya, antara lain PLTSa Legok Nangka di Jawa Barat, Green Ammonia Initiative in Aceh (GAIA), pengembangan Sustainable Aviation Fuel (SAF), pengembangan proyek pembangkit skala kecil dan menengah berbasis nuklir, serta penguatan perdagangan karbon.
Pada kesempatan tersebut, Indonesia dan Jepang juga sepakat memperkuat implementasi Joint Crediting Mechanism (JCM) melalui percepatan sejumlah proyek prioritas, di antaranya rencana implementasi konsep Carbon Capture and Storage (CCS) dan perdagangan karbon yang diakui secara internasional.
Eniya juga menyampaikan perkembangan implementasi manajemen energi di Indonesia. Menurutnya, pemerintah terus memperkuat kebijakan efisiensi energi seiring terbitnya berbagai regulasi baru di sektor industri dan bangunan gedung.
"Hingga 2025, ratusan industri dan bangunan telah melaksanakan pelaporan melalui aplikasi Pelaporan Online Manajemen Energi (POME). Implementasi ini berkontribusi terhadap penghematan energi sekaligus penurunan emisi gas rumah kaca," jelasnya.
Baca Juga: Kementerian ESDM Kaji Usulan Storage BBM di Selayar, Disiapkan Jadi Hub Energi Timur
Melalui pertemuan bilateral ini, Indonesia dan Jepang menegaskan komitmen untuk terus memperkuat kemitraan dalam pengembangan energi bersih, peningkatan investasi, dan percepatan implementasi proyek-proyek strategis rendah karbon.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mempercepat pencapaian target transisi energi Indonesia sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional menuju ekonomi yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 3Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 5Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 620 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 7Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 8Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 9KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Jalan Sumut ke Pemprov, Bobby Nasution Disorot
- 10Perusahaan Asing Harus Bertanggung Jawab Atas Karhutla, Prabowo: Kita Cabut Izinnya








