Pertamina EP Komersialkan Gas Lapangan Sengeti, Nilai Kontrak Capai Rp1,6 Triliun

AKURAT.CO Pertamina EP Jambi berhasil memonetisasi gas bumi dari Lapangan Sengeti, Jambi. Hal ini menandai optimalisasi potensi stranded gas yang selama ini belum dapat dimanfaatkan secara maksimal karena keterbatasan akses pasar dan infrastruktur.
Lapangan Sengeti memiliki cadangan gas sebesar 14,76 BSCF dengan volume kontrak penjualan sekitar 13,4 BSCF yang direncanakan akan disalurkan selama tujuh tahun.
Melalui proses pemilihan, PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk ditetapkan sebagai pembeli gas setelah memenuhi kriteria evaluasi yang telah ditetapkan.
Baca Juga: Pertamina EP Papua Temukan Tambahan Produksi 623 Barel per Hari dari Sumur SLW-F2X
Nilai penjualan gas secara bruto diperkirakan mencapai sekitar Rp1,6 triliun sepanjang masa kontrak. Nilai tersebut akan memberikan kontribusi ekonomi melalui mekanisme bagi hasil migas, pajak, dan ketentuan fiskal yang berlaku.
General Manager Pertamina Hulu Rokan Zona 1, Mefredi mengatakan keberhasilan komersialisasi Lapangan Sengeti memiliki arti strategis bagi Pertamina EP.
Selain menghasilkan nilai ekonomi dari lapangan tersebut, proyek ini menjadi pilot project pengembangan stranded gas di Field Jambi, sekaligus menjadi referensi bagi percepatan komersialisasi lapangan-lapangan gas lainnya, seperti Sungai Gelam, Puspa, Puspa Asri, Simpang Tuan, hingga Meruap.
Mefredi menyampaikan, keberhasilan monetisasi Sengeti menjadi awal dari strategi jangka panjang Pertamina EP dalam mengembangkan stranded gas di Jambi.
"Saat ini perusahaan juga tengah mempercepat proses komersialisasi beberapa lapangan lain, di antaranya Sungai Gelam yang saat ini sedang menunggu Penetapan Alokasi dan Harga serta izin prinsip tie in, Puspa dan Puspa Asri yang sedang diajukan permohonan Penetapan Alokasi dan Harga kepada Menteri ESDM, serta Simpang Tuan yang masih dalam tahap pematangan aspek teknis dan keekonomian," kata Mefredi, Jumat (17/7/2026).
Melalui keberhasilan ini, Mefredi menambahkan Pertamina EP berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pengelolaan sumber daya migas nasional secara berkelanjutan.
"Monetisasi Lapangan Sengeti tidak hanya menjadi keberhasilan penjualan gas pertama setelah hampir satu dekade di Field Jambi, tetapi juga menjadi fondasi bagi percepatan pengembangan stranded gas lainnya guna meningkatkan nilai tambah bagi perusahaan,” tambahnya.
Sementara itu, Senior Manager Commercial Regional 1 PT Pertamina Hulu Rokan, Rahmat Keslani mengatakan, keberhasilan Lapangan Sengeti membuka peluang pengembangan ekosistem gas di Provinsi Jambi.
Baca Juga: Pertamina EP Zona 4 Genjot Produksi lewat Workover 51 Sumur Eksisting
“Semakin banyak lapangan gas yang berhasil dikomersialkan, semakin besar pula peluang hadirnya industri berbasis gas serta pembangunan infrastruktur energi yang dapat meningkatkan daya saing daerah," ujar Rahmat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 5Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 620 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 7Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 8Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 9Enam Perusahaan Kena Sanksi Karhutla, Total Sudah 32
- 10Prabowo Usut Tuntas Karhutla: Kali Ini Tidak Bisa Ditindak Biasa-biasa Saja







