Bahlil: Proyek LNG Abadi Masela Berpotensi Sumbang PDB Rp247 Triliun

AKURAT.CO Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia menyatakan pengembangan Proyek Abadi Masela diproyeksikan memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional maupun daerah
Bahlil mengatakan, nantinya proyek gas raksasa tersebut diperkirakan mampu memberikan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional senilai USD137,8 miliar atau setara Rp247,72 triliun (asumsi kurs Rp17.990 per dolarh
"Kami juga melaporkan bahwa pertumbuhan ekonomi melalui kontribusi terhadap PDB nasional sekitar USD137,8 miliar," kata Bahlil saat groundbreaking Proyek Masela di Kabupaten Tanimbar, Maluku, Kamis (16/7/2025).
Baca Juga: Kementerian ESDM Kaji Usulan Storage BBM di Selayar, Disiapkan Jadi Hub Energi Timur
Selain memberikan dampak terhadap perekonomian nasional, proyek tersebut juga diproyeksikan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Maluku.
“serta peningkatan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Maluku sebesar USD95 miliar dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Kepulauan Tanimbar sebesar USD92 miliar,” tambah Bahlil.
Selain aspek ekonomi, Bahlil menegaskan proyek tersebut dirancang untuk mendukung target transisi energi nasional dengan mengadopsi teknologi Carbon Capture and Storage (CCS).
"Ini adalah sebagai bentuk dukungan daripada blok ini mempergunakan juga adalah transisi energi penurunan emisi melalui pembangunan fasilitar carbon capture and storage CCS yang akan menangkap menyimpan emisi carbon dioksida dari proses produksi,” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Indonesia resmi memulai groundbreaking atau peletakan pertama Proyek LNG (Liquefied Natural Gas) Abadi Wilayah Kerja Masela, Kamis (16/7/2026).
Proyek LNG Abadi Wilayah Kerja Masela adalah proyek pengembangan gas alam yang menjadi salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) Sektor Energi di Indonesia yang dikerjakan oleh INPEX Corporation melalui anak perusahaannya INPEX Masela, Ltd. menjadi operatornya.
Baca Juga: PLN Butuh 154 Juta Ton Batubara, Kementerian ESDM Genjot Percepatan Kontrak DMO
Peresmian groundbreaking proyek senilai USD 20,9 miliar atau sekitar Rp342 triliun ini dilakukan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
“Dengan mengucap bismillah, pada siang hari ini, hari Kamis 16 juli 2026, dengan rahmat tuhan, saya Prabowo Subianto Presiden Indonesia, saya nyatakan groundbreaking proyek strategis nasional LNG Abadi Masela secara resmi dinyatakan dimulai,” kata Prabowo dalam acara groundbreaking Proyek Abadi Masela, Kamis (16/7/2026).
Sementara itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia mengatakan, proyek yang berlokasi sekitar 750 km Selatan Ambon bakal memberi dampak Ekonomi dan Fiskal bagi Tanah Air.
Ketua Umum Partai Golkar ini menyebut, proyek Masela diproyeksikan bakal memberikan pendapatan langsung sekitar USD37,8 miliar dan berkontribusi untuk pajak tidak langsung sekitar USD6,43 miliar
“Selama masa konstruksi akan menciptakan lapangan kerja dengan penyerapan sekitar 12 ribu tenaga kerja tenaga kerja langsung,” ujar Bahlil.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T









