Dikritik Tajam Sering Blackout, PLN Minta Maaf Atas Ketidaknyamanan Pelanggan

AKURAT.CO PT PLN (Persero) buka suara soal isu blackout yang ramai belakangan. Manajemen meminta maaf atas ketidaknyamaan yang sempat dialami pelanggan.
Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto mengatakan bahwa saat ini sistem kelistrikan Jawa beroperasi dan terkendali dengan baik.
Meski demikian, Greg mengakui sempat terdapat kendala operasional yang berdampak pada berkurangnya pasokan listrik di sejumlah wilayah.
Baca Juga: Kementerian ESDM dan PLN Intensif Koordinasi Soal Gangguan Kelistrikan
"PLN terus berupaya secara intensif untuk menjaga keandalan pasokan listrik dan memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pelanggan," ujar Greg kepada Akurat.co, Jumat (12/6/2026).
Menanggapi informasi yang beredar di masyarakat terkait blackout, PLN menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak terjadi. "Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan," imbuh Greg.
PLN, lanjut Greg, juga mengimbau pelanggan untuk mengikuti perkembangan informasi melalui kanal komunikasi resmi, termasuk di unit PLN setempat.
Sebelumnya Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia turut membantah soal pemadaman listrik atau blackout yang terjadi di sejumlah daerah disebabkan oleh kelangkaan pasokan batu bara untuk pembangkit listrik.
Bahlil menyebut, sampai dengan saat ini pasokan batu bara untuk kebutuhan pembangkit listrik nasional masih dalam kondisi aman dan tidak mengalami gangguan.
“Kalau dikatakan bahwa masalah batu bara langka itu tidak benar. Karena penugasan kita sudah mencapai 170 juta ton,” kata Bahlil di Istana Negara dikutip, Jumat (12/6/2026).
Bahlil mengungkapkan, hingga saat ini Kementerian ESDM masih terus berkoordinasi dengan PT PLN (Persero) untuk mengidentifikasi penyebab gangguan yang memicu pemadaman listrik di sejumlah wilayah.
Berdasarkan informasi yang diterima Kementerian ESDM, gangguan yang terjadi lebih disebabkan oleh kendala teknis pada sejumlah peralatan pembangkit maupun sistem kelistrikan.
“Dan memang ada beberapa trouble di beberapa mesin yang disampaikan oleh PLN. Dan kita akan selesaikan dalam waktu secepatnya,” ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 5Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 6Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 7Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 8Moto3 GP Malaysia: Hiroshi Aoyama Puji Kecerdikan Veda Ega Pratama Taklukkan Suhu Lintasan Sepang
- 9Harga Cabai Berangsur Turun Awal November
- 10Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia









