Kementerian ESDM dan PLN Intensif Koordinasi Soal Gangguan Kelistrikan

AKURAT.CO Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ahmad Erani Yustika menyampaikan pihaknya terus melakukan koordinasi dan rapat dengan PT PLN (Persero) imbas gangguan kelistrikan dibeberapa daerah.
Erani menyebut, setelah pihak PLN melakukan rapat dengan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia pada kemarin malam. Hari ini, mereka melakukan pertemuan dengan Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM.
“Hari kemarin juga ada pertemuan kan Pak Menteri dengan PLN. Hari ini kayaknya Pak Dirjen (Gatrik) juga lagi ada rapat dengan direksinya,” kata Erani di Kementerian ESDM, Jumat (12/6/2026).
Baca Juga: Pemadaman Listrik Berulang, YLKI Minta PLN Diaudit dan Beri Kompensasi ke Konsumen
Erani menambahkan, sampai dengan saat uni pasokan batu bara untuk pembangkit listrik PT PLN (Persero) dalam kondisi aman dan tidak mengalami gangguan.
“Secara umum sih nggak ada, seharusnya nggak ada. Kan sudah di, sejak awal sudah diputuskan berapa kebutuhan PLN batu baranya,” tambahnya.
Terkait laporan gangguan yang menyebabkan pemadaman listrik di beberapa daerah, Erani menyebut informasi teknis yang lebih lengkap berada di Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan (Gatrik) yang secara rutin melakukan koordinasi dengan PLN.
Erani juga menepis kekhawatiran terulangnya kondisi krisis pasokan batu bara seperti yang terjadi pada awal 2022. Saat itu, pasokan batu bara ke pembangkit PLN sempat terganggu.
“Nggak, insya Allah sih nggak. Kan Pak Menteri kemarin kan sudah menyampaikan pernyataan (kalau stok aman),” tutur Erani.
Diberitakan sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia membantah bahwa pemadaman listrik atau blackout yang terjadi di sejumlah daerah disebabkan oleh kelangkaan pasokan batu bara untuk pembangkit listrik.
Bahlil menyebut, sampai dengan saat ini pasokan batu bara untuk kebutuhan pembangkit listrik nasional masih dalam kondisi aman dan tidak mengalami gangguan.
“Kalau dikatakan bahwa masalah batu bara langka itu tidak benar. Karena penugasan kita sudah mencapai 170 juta ton,” kata Bahlil di Istana Negara dikutip, Jumat (12/6/2026).
Bahlil mengungkapkan, hingga saat ini Kementerian ESDM masih terus berkoordinasi dengan PT PLN (Persero) untuk mengidentifikasi penyebab gangguan yang memicu pemadaman listrik di sejumlah wilayah.
Berdasarkan informasi yang diterima Kementerian ESDM, gangguan yang terjadi lebih disebabkan oleh kendala teknis pada sejumlah peralatan pembangkit maupun sistem kelistrikan.
“Dan memang ada beberapa trouble di beberapa mesin yang disampaikan oleh PLN. Dan kita akan selesaikan dalam waktu secepatnya,” ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tolak Bertahan di KTM Demi Ducati, Pedro Acosta: Saya Ingin Kalahkan Marc Marquez dengan Senjata yang Sama!
- 2Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 3Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 4Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026, Tayang Malam Ini!
- 5Ini Profil Hacker yang Bocorkan Data Skandal Pelanggaran Manchester City
- 6Dinyatakan Bersalah di Mayoritas 115 Pelanggaran, Berapa Gelar Man City yang Terancam Dicopot?
- 7Ramalan Shio Minggu Ini 28 September–4 Oktober 2026: Ada yang Makin Sibuk, Ada yang Butuh Me Time
- 8Cek Bansos Tahap 4 Oktober-Desember 2026, Begini Cara Cek Desil dan Status Penerima Pakai NIK
- 9Prabowo Perkuat BPJS Kesehatan, Siapkan Tambahan Anggaran Rp20 Triliun
- 10Kejagung Amankan Mantan Sekjen Kementerian ESDM Tersangka Korupsi Nikel









