Bauran Listrik RI Masih Didominasi Fosil, EBT Baru Berkontribusi 15 Persen

AKURAT.CO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan bahwa bauran pembangkit listrik nasional hingga April 2026 masih didominasi oleh energi fosil.
Dari total kapasitas terpasang pembangkit listrik nasional sebesar 108 gigawatt (GW), sekitar 85% masih berasal dari sumber energi fosil.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan kapasitas pembangkit berbasis fosil saat ini mencapai 91,58 GW.
Baca Juga: PLN Laporkan Progres EBT, Sekitar 5,2 GW Masuk Tahap Konstruksi
“Kalau kita lihat dari jenis energi yang digunakan, pembangkit masih menggunakan energi fosil sebesar 91,58 GW atau 85 persen,”
Lebih rinci, pembangkit batu bara mencapai 60,53 GW atau 56%, gas 24,72 GW atau 23%, air 7,6 GW atau 7%, dan BBM 6 GW atau 6%.
Sementara pembangkit energi baru terbarukan (EBT) baru berkontribusi sekitar 16,26 GW atau 15% dari total kapasitas nasional.
Dengan perincian surya 1,62 GW atau 2%, panas bumi 2,75 GW atau 3%, dan biomassa 3,67 GW atau 3%.
“Porsi ini tentu cukup menggembirakan dan menunjukkan kinerja yang cukup positif dari energi baru terbarukan," ujarnya.
Adapun, dari total kapasitas yang sudah terpasang sebesar 79,05 GW atau sebesar 73% merupakan porsi wilayah usaha PT PLN (Persero).
Perinciannya, dari total 79,05 GW tersebut, pembangkit milik PLN dan grup adalah 48,79 GW atau 45%, IPP 29,27 GW atau 27%, sewa ini 1%, serta UPTLS yang tersambung dengan sistem PLN sebesar 0,14 GW.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 5Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Prabowo Instruksikan Percepatan Pembangunan 100 Kampung Nelayan, Target Beroperasi Akhir Tahun
- 10Amankan Investasi di Indonesia, Prabowo Anggap Semua Investor Saudara









