SKK Migas Ungkap Dua Kargo LPG Australia Segera Tiba di RI

AKURAT.CO Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyampaikan tambahan suplai liquefied petroleum gas (LPG) dari Australia bakal sampai di Tanah Air.
Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto mengatakan pengiriman LPG dari Australia saat ini tengah berlangsung dan diperkirakan mulai tiba di Indonesia pada periode Mei hingga Juni 2026.
“Sudah kan, udah jalan tanya pertamina udah sampe belum. harusnya sih sudah ya, Mei ini kan. Mei kalau gasalah, Mei atau Juni,” kata Djoko di Kementerian ESDM dikutip, Selasa (19/5/2026).
Baca Juga: Jadestone Perluas Bisnis, SKK Migas Sebut Indonesia Masih Menjanjikan
Djoko mengungkapkan volume impor LPG dari Australia diperkirakan mencapai dua kargo pada tahap awal pengiriman.
“Dua kargo kalau enggak salah,” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengungkapkan akan ada peresmian sejumlah fasilitas produksi LPG domestik pada April 2026.
Adapun, fasilitas LPG ini akan memberikan tambahan kapasitas sekitar 200 metrik ton per hari.
Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, mengatakan pada bulan ini pihaknya memprioritaskan pengoperasian Pabrik LPG Cilamaya yang memiliki kapasitas produksi 163 metrik ton per hari LPG dan 1.891 barel kondensat per hari (BOPD).
Selain itu, pemerintah juga akan meresmikan pabrik LPG dan mini LNG yang menambah kapasitas sebesar 30 metrik ton per hari LPG serta produksi kondensat 348 BOPD.
Baca Juga: SKK Migas Genjot Produksi Lewat Teknologi MSF di WK Rokan
"Yang bulan April itu 163 ditambah 30, kira-kira lebih kurang 200 metrik ton per hari Pak, ini April ini bisa diresmikan," kata Djoko saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi XII DPR RI dikutip, Kamis (9/4/2026).
Lebih lanjut, Djoko mengungkapkan bahwa pemerintah Jepang melalui Inpex telah menyatakan komitmen untuk menambah pasokan LPG bagi Indonesia dari fasilitas produksinya di Australia.
"Kemudian kami mendampingi Bapak Menteri (ESDM) menerima duta besar Jepang, bahwa Jepang berkomitmen untuk menambah suplai LPG kita yang diproduksi oleh Inpex di Australia,” tutur Djoko.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 3Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 4Timnas Indonesia U-17 Putri Selangkah Lagi ke Piala Asia 2027, Anya Gabriella Ingatkan Laga Krusial
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini Lengkap dengan Live Streaming, Ada Persib vs Dewa United
- 7Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 8Tiba di Jakarta, Ryan Giggs Terkesan 'Kehebohan' Penggemar Sejak di Bandara
- 9Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi
- 10Pertemuan Prabowo dan El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama, Mulai Statistik hingga Kelautan






