Ditjen Migas Genjot Pembangunan Pipa Cisem untuk Pasok Industri dan Rumah Tangga

AKURAT.CO Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus berkomitmen memastikan ketahanan energi nasional melalui percepatan pembangunan infrastruktur gas bumi.
Salah satunya lewat Proyek Strategis Nasional (PSN) Pipa Transmisi Gas Bumi Cirebon-Semarang (Cisem). Proyek ini menjadi fondasi bagi penguatan konektivitas energi di Pulau Jawa guna menjamin ketersediaan energi yang terjangkau bagi masyarakat dan industri.
Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas, Agung Kuswardono menyampaikan bahwa pembangunan pipa Cisem merupakan langkah nyata Pemerintah dalam mengoptimalkan pemanfaatan gas domestik.
Baca Juga: Perkuat Infrastruktur Gas Jawa, Pertagas Jadi Operator Pipa Gas Cisem II
Sehingga potensi gas dari lapangan-lapangan di Jawa Timur dapat dialirkan secara efisien ke daerah-daerah di Jawa Tengah dan Jawa Barat.
“Pipa Cisem adalah kunci untuk membuka potensi ekonomi yang selama ini terkendala akses energi. Dengan menghubungkan sumber gas di Jawa Timur ke pusat industri di Jawa Tengah dan Jawa Barat, kita sedang membangun fondasi kemandirian,” kata Agung dikutip dari laman Ditjen Migas, Sabtu (16/5/2026).
Agung menambahkan bahwa integrasi ini akan menciptakan efisiensi harga gas di tingkat konsumen. Dengan infrastruktur yang terintegrasi, biaya pengangkutan dapat lebih kompetitif.
“Sehingga harga gas yang sampai ke industri maupun rumah tangga melalui program jaringan gas untuk rumah tangga atau Jargas akan lebih terjangkau, yang nantinya akan menggerakkan roda ekonomi nasional," tambahnya.
Sejalan dengan upaya Pemerintah, Direktur Infrastruktur dan Teknologi PT PGN Tbk Hery Murahmanta pada kesempatan tersebut juga menyatakan kesiapan PGN dalam mengintegrasikan infrastruktur distribusi guna menyambut gas yang mengalir dari pipa transmisi Cisem.
PGN mendukung penuh langkah Pemerintah dan sedang mensinergikan pembangunan infrastruktur distribusi dan fasilitas pendukung agar gas dapat langsung terserap maksimal oleh pelanggan industri, komersial, maupun rumah tangga melalui program Jargas.
“Fokus kami adalah memastikan demand baru di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Barat mendapatkan akses gas yang andal dan berkelanjutan,” ujar Hery.
Proyek Cisem sepanjang sekitar 300 km ini diharapkan tidak hanya memperkuat sektor industri, tetapi juga memberikan kemudahan akses energi bagi masyarakat, di antaranya melalui jaringan distribusi gas bumi untuk rumah tangga (Jargas) di sepanjang jalur pipa.
Pembangunan pipa Cisem diharapkan menjadi tonggak sejarah bagi kedaulatan energi nasional, yang tidak hanya menurunkan emisi karbon melalui penggunaan energi bersih, tetapi juga menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi di sepanjang koridor utara Pulau Jawa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 2Setelah 'Cabut' dari Timnas Portugal, Masa Depan Cristiano Ronaldo dalam Ketidakpastian
- 3Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 4Asian Games: Indonesia Berpeluang Raih 5 Emas Besok, Padel Salah Satunya!
- 5Kalender Jawa 2 Oktober 2026: Watak Weton Jumat Pahing Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 6Moto3 Jepang: Tanpa Alasan! Hiroshi Aoyama Tuntut Veda Ega Pratama dan Zen Mitani All Out di 'Kandang'
- 7Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 8Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 9Anak Usaha Lyman Group Urus HGB Kota Baru Parahyangan ke ATR/BPN, KPK Dalami Setorannya
- 10KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid di Kasus ATR/BPN, Dalami Alur Setoran hingga Pusat








