Ekspor Dipercepat, Kemendag Berlakukan Izin Digital Otomatis

AKURAT.CO Pemerintah mempercepat transformasi layanan ekspor melalui digitalisasi sistem perizinan yang terintegrasi lintas kementerian dan lembaga.
Langkah ini menjadi bagian dari dua regulasi yang baru-baru ini diterbitkan oleh Kementerian Perdagangan dan mulai berlaku efektif pada 1 April 2026.
Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri, Tommy Andana mengatakan modernisasi layanan dilakukan untuk memangkas proses administratif yang selama ini menjadi hambatan bagi eksportir.
Baca Juga: Di Tengah Perlambatan, Ekspor Vietnam Tetap Tumbuh Dua Digit
Salah satu langkah utama adalah penerapan Persetujuan Ekspor (PE) elektronik dan otomatis untuk sejumlah komoditas, termasuk beras dan produk perikanan.
Selain itu, sistem perizinan ekspor kini telah terintegrasi dengan Indonesia National Single Window (SINSW).
Integrasi tersebut memungkinkan pertukaran data teknis secara real-time antarinstansi, sehingga proses verifikasi dapat dilakukan lebih cepat.
“Integrasi ini memungkinkan pertukaran data secara real-time untuk meminimalkan hambatan administratif,” ujar Tommy melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa (7/4/2026).
Kemendag menilai digitalisasi ini akan mempercepat arus barang ekspor di tengah tuntutan perdagangan global yang semakin dinamis.
Baca Juga: Kemendag Genjot Perjanjian Dagang di Forum WTO 2026
Selain mempercepat layanan, aturan baru ini juga mengharmonisasi kewenangan penerbitan dokumen antarinstansi agar tidak terjadi tumpang tindih kebijakan.
Pemerintah berharap sistem baru tersebut mampu meningkatkan kepastian hukum serta memperkuat daya saing eksportir nasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








