Kementerian ESDM Buka Peluang Impor Minyak dari Rusia

AKURAT.CO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) buka suara soal peluang impor minyak dari berbagai negara sebagai langkah antisipasi untuk menjaga ketahanan energi nasional.
Wakil Menteri ESDM, Yuliot menyampaikan bahwa pemerintah menyiapkan berbagai opsi sumber pasokan minyak, termasuk kemungkinan impor dari Rusia maupun Amerika Serikat.
“Untuk antisipasi, seluruh kemungkinan itu bisa kita siapkan. Karena untuk berapa ketersediaan minyak,Amerika juga sudah melepaskan untuk beberapa negara,” kata Yuliot saat ditemui di Batang, Jawa Tengah dikutip, Kamis (19/3/2026).
Baca Juga: Pemerintah Tinjau Ulang Perjanjian Impor Energi AS Senilai USD15 Miliar
Yuliot menambahkan, pemerintah akan memprioritaskan pemenuhan kebutuhan dalam negeri dengan tetap membuka peluang kerja sama dari berbagai sumber.
“Tentu, untuk kebutuhan dalam negeri, dalam rangka ketahanan, dari manapun sumber minyak, sepanjang itu dimungkinkan, ya kita akan lakukan. Termasuk dari Amerika sendiri,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo menjelaskan bahwa kerja sama energi dengan Amerika Serikat saat ini sudah berjalan, khususnya untuk komoditas LPG.
Mars Ega menuturkan, porsi impor LPG dari Amerika Serikat mencapai sekitar 70% dari total pasokan.
“Dengan Amerika, saat ini untuk LPG, sesudah ada transaksi, saat Januari, 70% source (sumber) LPG kita itu dari Amerika,” ujar Mars Ega.
Baca Juga: Pemerintah Alihkan Impor LPG dari Timur Tengah, Jamin Pasokan Aman
Mars Ega menekankan bahwa seluruh proses pengadaan tetap dilakukan secara transparan melalui mekanisme lelang, bukan penunjukan langsung.
“Dan 70% tersebut, bukan menggunakan proses tunjuk langsung, tetapi tetap mengikuti proses prosedur dengan lelang,” tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 4Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 5Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 6Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 7Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 8Cek Bansos Tahap 4 Oktober-Desember 2026, Begini Cara Cek Desil dan Status Penerima Pakai NIK
- 9KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji
- 10Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Gibran Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah









