Bahlil Pastikan BBM, LPG, Listrik Aman Jelang Lebaran

AKURAT.CO Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia memberikan jaminan kepada masyarakat mengenai ketahanan energi nasional di tengah dinamika geopolitik global.
Pemerintah memastikan bahwa ketersediaan bahan bakar minyak (BBM), LPG, hingga pasokan listrik tetap berada dalam level aman dan terkendali sesuai dengan standar nasional.
Bahlil menjelaskan bahwa meskipun kondisi ekonomi dan geopolitik dunia masih dibayangi ketidakpastian, Indonesia mulai mendapatkan indikasi positif terkait jalur distribusi energi global di Selat Hormuz.
"Kita sedikit mendapat angin segar, dengan Selat Hormuz, itu sudah mulai ada kebijakan tutup-buka. Artinya, bagi kapal-kapal, bagi negara-negara yang bukan Israel dan Amerika, itu bisa sekarang untuk terjadi komunikasi. Dan ini sebenarnya adalah sebuah perkembangan yang positif," kata Bahlil di Jakarta dikutip, Rabu (18/3/2027).
Baca Juga: Kementerian ESDM Tetapkan HBA Periode Kedua Maret 2026, Mayoritas Harga Menguat
Terkait kondisi di dalam negeri, Kementerian ESDM bersama badan usaha terkait terus memantau pergerakan stok secara harian. Untuk sektor kelistrikan dan bahan bakar rumah tangga, dipastikan tidak ada kendala pasokan yang berarti.
Bahlil menegaskan, ketersediaan BBM, LPG, listrik untuk Indonesia, semuanya masih dalam keadaan terkendali, aman, sesuai dengan standar minimal stok nasional.
“Nah, untuk menyangkut dengan LPG, kita juga sekarang di akhir bulan ini akan ada yang masuk juga. Jadi relatif oke. Yang Hari Raya, nggak ada masalah. Batu Bara juga untuk PLN, rata-rata di 14-15 hari itu memang batas minimal standar nasional kita," jelasnya.
Selain itu Bahlil juga menepis kekhawatiran masyarakat mengenai potensi kenaikan harga BBM subsidi dalam waktu dekat dengan menekankan bahwa pemerintah memiliki skema perhitungan sendiri dan berkomitmen menjaga daya beli pasca-Hari Raya.
Bahlil mengimbau agar kebijakan negara lain tidak dijadikan sebagai referensi mutlak karena Indonesia memiliki aturan dasar yang berbeda dengan pembagian jenis BBM subsidi dan harga pasar.
Lebih lanjut, Bahlil menegaskan bahwa subsidi BBM akan tetap berada dalam kendali pemerintah setidaknya hingga masa Hari Raya berakhir, sebagai bentuk perhatian besar negara agar beban ekonomi tidak langsung memberatkan masyarakat.
Baca Juga: Jelang Lebaran, ESDM Pastikan Tarif Listrik Kuartal II-2026 Tak Naik
Pemerintah terus berupaya menjaga stabilitas harga selama kondisi harga minyak dunia masih berada dalam koridor asumsi yang dapat dikelola oleh APBN. Bahlil pun menegaskan komitmen pemerintah untuk hadir di tengah tantangan energi yang ada.
"Tugas pemerintah, tugas pemimpin, itu menyelesaikan masalah. Bukan menghindari masalah. Masalah rakyat adalah tanggung jawab utamanya pemerintah dan rakyat sendiri. Kita sama-sama menyelesaikan," tutur Bahlil.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini









