Goncangan Geopolitik, Batu Bara Tahan Banting dan Jadi Andalan Energi Primer Nasional

AKURAT.CO Goncangan geopolitik global kerap mengganggu pasokan minyak dan gas di pasar internasional.
Di tengah kondisi tersebut, komoditas lain seperti batu bara menjadi alternatif energi yang lebih stabil terhadap paparan dampak perang, termasuk ketegangan yang belakangan terjadi antara Amerika Serikat dan Iran.
Direktur Eksekutif Pusat Studi Hukum Energi Pertambangan (Pushep) Bisman Bakhtiar menilai batu bara kembali naik daun ketika konflik geopolitik mengganggu pasokan minyak dan gas.
Menurutnya, batu bara adalah sumber energi yang relatif stabil dan mudah diakses oleh banyak negara.
“Cadangan batu bara tersebar luas dan tidak terlalu terkonsentrasi di kawasan konflik. Jadi aman, tidak terlalu terpengaruh panasnya geopolitik. Dalam situasi krisis, batu bara sering berfungsi sebagai penyangga pasokan energi primer,” tutur Bisman dalam keterangan tertulis.
Negara-Negara Besar Tingkatkan Impor Batu Bara
Sejalan, Pengamat energi Iwa Garniwa tak menampik bahwa sejumlah negara kembali meningkatkan penggunaan batu bara ketika terjadi gangguan pasokan energi global atau lonjakan harga minyak dan gas.
“Oleh karena itu beberapa negara, seperti China dan India, telah meningkatkan impor batu bara untuk menjaga ketahanan energi mereka. China, misalnya, meningkatkan impor batu bara sebesar 500 juta ton pada 2024 untuk mengamankan pasokan energi domestik,” terang Iwa.
Hal ini bisa menjadi angin segar bagi Indonesia lantara posisinya yang strategis sebagai eksportir batu bara global.
Berdasarkan data Capaian Kinerja Kementerian ESDM Tahun 2025, dari total 1,3 miliar ton batu bara yang diperdagangkan secara global, Indonesia memasok sekitar 514 juta ton atau sekitar 43%.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai







