Akurat Logo

Semenanjung Muria hingga Batam Potensial Untuk Pengembangan PLTN

Camelia Rosa | 19 Februari 2025, 12:31 WIB
Semenanjung Muria hingga Batam Potensial Untuk Pengembangan PLTN

AKURAT.CO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengidentifikasi 28 lokasi potensial untuk dibangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Indonesia.

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Eniya Listiani Dewi mengungkapkan data tersebut didapatkan dari BATAN yang saat ini sudah melebur dengan BRIN.

"Jadi saat ini ditindaklanjuti oleh BRIN dan lokasi-lokasi tersebut itu ada di Semenanjung Muria, Banten, Pulau Bangka, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Batam, Nusa Tenggara Barat, dan seterusnya. Lalu disana kita melihat peta, peta peta potensi untuk diletakkan lokasi-lokasi pembangkit listrik tenaga nuklir," tuturnya saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi XII DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (18/2/2025).

Baca Juga: Kementerian ESDM Update Perkembangan PLTN Pertama RI

Namun demikian, Eniya menekankan bahwa lokasi tersebut masih harus dikaji dan dievaluasi kembali. Begitupula dengan penerimaan dari masyarakat setempat yang juga harus dipertimbangkan.

"Karena akseptasi dari masyarakat juga perlu diupdate. Surveinya bagaimana, kondisi pertanahannya seperti apa. Semua harus mulai di review kembali tentang data-data ini karena sudah lampau ya. Ini data BATAN yang dulu pernah dilakukan," urainya.

Eniya menilai, di negara kepulauan seperti Indonesia tentunya memiliki kebutuhan listrik yang berbeda-beda setiap wilayah. Oleh karena itu, perlu dilakukan peninjauan baru untuk memastikan total kapasitas listrik yang dibutuhkan oleh tiap daerah.

Menurut Eniya, hal ini juga berkaitan dengan pembangunan PLTN, baik yang menggunakan Small Modular Reactor (SMR) maupun lahan tapak atau land based.

"Kita akan melihat nanti sesuai kebutuhan lokasi, lalu jenis teknologinya yang akan dipakai seperti apa. Dan ini semua juga disesuaikan dengan sistem PLN.Yang grid-nya PLN seperti apa akan disesuaikan," tukasnya. 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.