AirAsia Buka Rute ke Hong Kong dari Bali dan Jakarta

AKURAT.CO Maskapai Indonesia AirAsia mengumumkan ekspansi jaringannya dengan meluncurkan penerbangan langsung dari Bali ke Hong Kong mulai 1 Oktober 2024, diikuti dari Jakarta pada 8 Oktober 2024. Pembukaan rute ini menandai langkah penting dalam upaya maskapai tersebut untuk memperluas konektivitas di Asia.
Head of Indonesia Affairs and Policy Indonesia AirAsia, Eddy Krismeidi, menjelaskan bahwa peluncuran rute ini adalah wujud komitmen perusahaan dalam meningkatkan aksesibilitas ke negara-negara Asia.
"Pembukaan rute ke Hong Kong ini juga membuka peluang bagi Indonesia AirAsia untuk membawa lebih banyak penumpang menjelajahi daratan Cina secara langsung,” ujarnya saat konferensi pers dikutip Sabtu (31/8/2024).
Baca Juga: Gandeng AirAsia rewards, IM3 Hadirkan Kemudahan Komunikasi Bagi Traveler Mancanegara
Menurut Eddy, Hong Kong dipilih sebagai destinasi karena popularitasnya di kalangan wisatawan Indonesia. "Hong Kong selalu menjadi destinasi favorit bagi wisatawan Indonesia, baik untuk berlibur, berbelanja, maupun urusan bisnis,” tambahnya.
Peluncuran rute baru ini diharapkan dapat mendukung upaya pemerintah Indonesia dalam menarik lebih banyak wisatawan dari Hong Kong. “Rute baru ini dipercaya akan semakin mempererat hubungan pariwisata antara kedua destinasi dan memberikan pengalaman berharga bagi para penumpang,” ucapnya.
Selain itu, Regional Director SEA Hong Kong Tourism Board Liew Chian Jia, menyambut positif langkah ini. "Kami sangat senang dengan adanya penerbangan langsung dari Jakarta dan Bali ke Hong Kong oleh Indonesia AirAsia. Langkah ini akan mempermudah wisatawan Indonesia untuk menikmati keindahan dan daya tarik unik Hong Kong,” ucapnya.
Berdasarkan data Hong Kong Tourism Board, kunjungan wisatawan Indonesia ke Hong Kong mengalami lonjakan sebesar 76,2% pada Januari hingga Juli 2024, mencapai 208.000 kunjungan dibandingkan dengan tahun lalu.
Sementara itu, Badan Pusat Statistik Indonesia mencatat bahwa kunjungan wisatawan dari Hong Kong ke Indonesia juga mengalami peningkatan, dengan 13.673 kunjungan pada paruh pertama 2024.
"Dengan peluncuran penerbangan langsung ini, kami berharap angka kunjungan dari kedua negara akan terus meningkat hingga akhir tahun 2024,” tambah Liew.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 7Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 8Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 9Pemerintah Pastikan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat
- 10Harga Cabai Berangsur Turun Awal November








