AKURAT.CO Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menggelar acara besar, yakni Seminar Startup4Industry dan meresmikan Tech Link Summit 2024, dengan tujuan utama mendorong adopsi dan integrasi teknologi terbaru di kalangan pelaku industri di Indonesia di Gedung Kemenperin, Jakarta, Jumat (21/6/2034).
Acara ini tidak hanya bertujuan untuk memperkenalkan inovasi-inovasi terkini, tetapi juga untuk menginspirasi masyarakat serta pemangku kepentingan industri untuk memulai transformasi menuju era digital yang lebih maju.
Menurut Direktur Industri Kecil Menengah, Elektronika, dan Alat Angkut (IKM LMEA) Kemenperin, Ir. Dini Hanggandari, M.Si, acara ini penting sebagai respons atas kebutuhan mendesak akan solusi teknologi di sektor industri. "Kami sangat mengapresiasi kerja keras panitia penyelenggara acara ini serta kolaborasi dan tim kerja industri elektronika dan alat angkut," ujarnya.
Baca Juga: Genjot Industri Elektronika, Kemenperin Kirimkan 11 Perusahaan di Pameran Communic Asia 2024
Industri pengolahan nonmigas tetap menjadi pilar utama dalam pertumbuhan ekonomi nasional, dengan kontribusi yang signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan ekspor Indonesia. Data terbaru menunjukkan sektor ini masih menjadi penyumbang terbesar terhadap PDB nasional dengan persentase mencapai 17,47% dan memberikan kontribusi signifikan terhadap penerimaan dari ekspor, mencapai 25,64% pada triwulan pertama tahun 2024.
Namun, Ir. Dini juga menggarisbawahi bahwa di tengah-tengah era relaksasi ekonomi saat ini, industri pengolahan nonmigas dihadapkan pada tantangan untuk meningkatkan daya saingnya. "Kami menyadari bahwa untuk tetap relevan dan kompetitif di pasar global yang semakin ketat, industri harus terus berinovasi dan meningkatkan efisiensi biaya serta kualitas produk," katanya.
Ditambahkan, dengan cepatnya perkembangan teknologi dan inovasi, kolaborasi yang erat antara pemerintah, akademisi, dan sektor industri menjadi sangat penting untuk memastikan bahwa Indonesia tidak hanya mengikuti, tetapi juga menjadi pemimpin dalam menerapkan teknologi baru.
Seminar ini diharapkan tidak hanya memberikan wawasan baru tentang tren dan teknologi terbaru, tetapi juga mendorong para pemangku kepentingan industri untuk mengambil langkah-langkah strategis dalam mengadopsi dan mengimplementasikan solusi teknologi yang sesuai dengan kebutuhan industri di masa depan.
"Kami berharap acara ini akan menjadi momentum bagi industri untuk bersatu dalam menghadapi tantangan dan peluang dalam era digitalisasi ini," tukasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 3Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 5Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 620 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 7Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 8Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 9KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Jalan Sumut ke Pemprov, Bobby Nasution Disorot
- 10Perusahaan Asing Harus Bertanggung Jawab Atas Karhutla, Prabowo: Kita Cabut Izinnya









