Sekjen Kementerian ESDM: Transisi Energi Penting Demi Indonesia Emas 2045

AKURAT.CO Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Dadan Kusdiana, menyoroti pentingnya strategi jangka panjang dalam pembangunan energi Indonesia.
Dalam pidatonya, Kusdiana menekankan perlunya fokus pada energi bersih dan terbarukan sebagai bagian dari transformasi menuju negara maju atau Indonesia Emas 2045.
"Dalam rencana pembangunan jangka panjang kita, kita harus memperhatikan penggunaan energi baru dan terbarukan untuk mencapai target Indonesia emas," ujar Dadan saat talk show Transisi energi Indonesia bertajuk Diskografi Ekonomi Vo.01: Menuju Transisi Energi Berkelanjutan di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Rabu (6/3/2024).
Baca Juga: Dorong Transisi Energi, BRI Finance Beri Kemudahan Pembiayaan Kendaraan Listrik ke Konsumen
Kemudian, ia menambahkan bahwa Indonesia perlu memanfaatkan potensi energi terbarukan yang melimpah, seperti tenaga surya, angin, dan hidro, untuk mengurangi ketergantungan pada energi fosil.
Sementara itu, ia juga menyoroti tantangan dalam transisi energi, termasuk pengelolaan sumber daya alam yang bijaksana.
"Kita harus mengelola proses dari sumber daya alam tersebut dengan baik untuk memastikan keberlanjutan energi di masa depan," katanya.
Selanjutnya, ia menekankan pentingnya kerja sama internasional dalam menghadapi perubahan iklim dan mengurangi emisi karbon.
"Kita perlu menjalin kerja sama dengan negara-negara lain untuk mengatasi tantangan perubahan iklim dan mempercepat transisi menuju energi bersih," ungkapnya.
Selain itu, Dadan menjelaskan tentang langkah-langkah konkret yang sedang diambil pemerintah untuk mendorong penggunaan energi bersih, termasuk kebijakan pajak karbon dan peningkatan investasi dalam infrastruktur energi terbarukan.
"Dengan langkah-langkah ini, kita berharap dapat mempercepat transisi energi dan mencapai target-target pembangunan berkelanjutan," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi








