Akurat

Mengenal Taksi Terbang Ehang 216 yang Dikabarkan Segera Beroperasi di Indonesia

M. Rahman | 9 Desember 2023, 17:05 WIB
Mengenal Taksi Terbang Ehang 216 yang Dikabarkan Segera Beroperasi di Indonesia

AKURAT.CO Taksi terbang Ehang 216 disebut-sebut tak lama lagi bakal beroperasi di Indonesia. 

Badan Otorita IKN disebut sudah mengajak beberapa investor taksi terbang termasuk Ehang 216 untuk mengoperasikan kendaraan mereka di IKN pada Juli 2024 mendatang.

Ehang sendiri merupakan perusahaan asal China yang meluncurkan kendaraan terbang tanpa awak pertama di dunia pada 2016 lalu. Sebelum mengoperasikan taksi terbang di IKN tahun depan, Ehang sudah menguji coba kendaraan terbang logistik tanpa awak di Bandara Budiarto, Curug, Tangerang. 

Sesuai namanya, Ehang 216 bisa mengangkut 2 penumbang dengan spesifikasi 16 propeler atau baling-baling dengan jarak tempuh 40 kilometer.

Kendaraan ini sukses beroperasi dan diuji coba dengan 30.000 penerbangan baik cargo maupun penumpang di berbagai negara seperti Jepang, Korea, Amerika Serikat, Dubai, Qatar, Kanada, China termasuk Indonesia.

Baca Juga: Bersama Skydrive, Suzuki Berambisi Ciptakan eVTOL, Si Taksi Terbang Untuk Alat Transportasi Di IKN

Di Indonesia, Ehang 216 pertama kali diuji coba lewat kerjasama Prestige Aviation dengan Ikatan Motor Indonesia (IMI), yangberhasil melakukan demo terbang di Bali pada bulan November 2021.

Kedua, bekerjasama dengan POLRI dalam surveillance penanganan bencana Gunung Semeru. Ketiga, sukses dalam sejumlah demo terbang di Bandar Udara Pondok Cabe, di area JIEXpo saat event Indonesia International  Motor Show dan yang terbaru acara PERIKLINDO Electric Vehicle Show 2022.

Executive Chairman Prestige Aviation, Rudy Salim mengatakan pihaknya akan berinvestasi untuk operasionalisasi Ehang 216 baik di Jakarta maupun di IKN. Prestige Aviation berencana membuat Heliport, charging station dan Ehang Hub untuk mengubah dari pesawat Ehang 216 yang satu berpindah ke pesawat lainnya dengan rute yang lain. 

Menurut Rudy, kendaraan yang dikontrol dengan sistem jarak jauh atau command control center ini merupakan kendaraan masa depan yang murah dan teruji lantaran sudah mendapatkan test certificate atau air worthiness di lebih dari 40 negara termasuk China dan Jepang.

"Jadi memang sudah sangat layak digunakan. Biasanya memang regulasi itu kan selalu tertinggal atau terlampaui oleh terknologi. Dan murah karena menggunakan listrik, biaya pengisiannya setiap 30 menit tidak sampai Rp100 ribu. Sangat cocok untuk urban air mobility atau mobilitas dalam kota misalnya dari Pondok Indah ke Senayan, atau dari Senayan ke Kelapa Gading," kata Rudy dipantau dari kanal Youtube pengamat penerbangan Alvin Lie, Sabtu (9/12/2023).

 

Tambahan informasi, bersama Ehang, Badan Otorita juga mengajak perusahaan serupa seperti Hyundai dari Korsel (Sky Taxi) dan perusahaan Amerika, Boeing Wisk untuk menjajaki operasional di IKN.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
M. Rahman
Yosi Winosa