Kemenkop UKM Siapkan Bantuan Untuk Pedagang Terdampak Kebakaran di Pasar Cempaka Putih

AKURAT.CO Kementerian Koperasi dan UKM menjanjikan memberikan bantuan program sesuai kebutuhan para pedagang Pasar Cempaka Putih yang terdampak pasca kebakaran di pasar tersebut.
Disebutkan, kebakaran yang terjadi pada Kamis (24/9) lalu sebanyak 672 kios terbakar dan 404 kios selamat dengan total kerugian diperkirakan sebesar Rp24,8 miliar.
"Pertama-tama kami ikut prihatin dengan musibah ini dan berharap pedagang yang terdampak musibah ini diberikan kesabaran. Kami juga kebetulan tinggal di daerah Cempaka Putih dan sering berbelanja disini,'' ujar Sekretaris Kemenkop UKM Rully Indrawan disela penyerahan bantuan 1.000 masker dari KemenkopUKM dan bantuan sembako dari LPDB KUMKM kepada pedagang anggota Koppas Cempaka Putih yang terdampak musibah kebakaran pasar Cempaka Putih, di Jakarta, Senin (28/9/2020)
Kemenkop UKM juga akan melakukan koordinasi internal dilingkungan KemenkopUKM untuk memberikan bantuan tanggap darurat kepada para pedagang, maupun eksternal termasuk kepada PD Pasar Jaya yang mengelola pasar Cempaka Putih.
"Selanjutnya Kemenkop UKM juga menyiapkan bantuan program yang Insha Allah dialokasikan pada 2021, kita akan kaji bantuan apa yang cocok dan sesuai kebutuhan para pedagang terdampak musibah kebakaran pasar Cempaka Putih ini," tambah SeskemenkopUKM Rully Indrawan.
Sementara itu, Dirut LPDB KUMKM Supomo mengatakan kehadirannya di pasar Cempaka Putih karena LPDB KUMKM sudah menganggap Koppas Cempaka Putih sebagai keluarga besar.
"Kami juga merasakan itu, karena kemarin saya masih kunjungan ke luar kota baru sekarang saya bisa hadir," katanya.
Supomo mengatakan pinjaman yang sudah dinikmati pedagang, akan diberikan kelonggaran pada Koppas Cempaka putih untuk penundaan pembayaran sampai12 bulan.
"Kami juga sadar pedgang butuh modal kerja lagi untuk menggeliat lagi, kami masih hitung untuk bantuan modal kerja baru. Memang ini harus dibersihkan dulu yang penting Tempat Penampungan Sementara (TPS) dibangun dulu karena harus ada tempat dulu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," tambahnya.
Seperti diketahui, Kebakaran melanda Pasar Cempaka Putih, Jalan Cempaka Putih Barat XI, Jakarta Pusat, Kamis (24/9/2020) pagi. Ratusan kios pedagang yang melapak di tempat hangus di lalap si jago merah.
Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Pusat, Asril Rizal mengatakan, berdasarkan data yang dihimpun sebanyak 807 kios terimbas kebakaran.
"Jumlah kios yang terbakar sebanyak 807," kata Asril saat dikonfirmasi Akurat.co.
Lantaran area pasar cukup luas, Gulkarmat Jakarta Pusat sampai mengerahkan sebanyak 25 unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi. Api berhasil dipadamkan pada pukul 10.30 WIB atau sekitar satu jam setelah muncul titik api pertama. Saat ini petugas masih melakukan upaya pendinginan.
Adapun kebakaran ini dipicu ledakan tabung gas di sebuh kios penjual daging ayam. Api dengan cepat menyambar kios tersebut dan merembet ke bangunan yang lain.
"Karena (ledakan) tabung gas dari tukang ayam," ujarnya.
Jumlah kerugian akibat kejadian ini mencapai Rp9 miliar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK



