Cuaca Ekstrem, PLN Minta Warga Waspada Risiko Kelistrikan

AKURAT.CO PT PLN (Persero) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya kelistrikan, terutama saat hujan lebat dan banjir.
Adapun, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan potensi cuaca ekstrem masih akan berlangsung di sejumlah wilayah Indonesia hingga akhir Januari 2026.
Executive Vice President Komunikasi Korporat & TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto, menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama PLN dalam menghadapi cuaca ekstrem.
“Saat cuaca ekstrem, keselamatan pelanggan dan masyarakat menjadi fokus utama kami. PLN mengimbau agar masyarakat selalu memperhatikan aspek keselamatan kelistrikan di rumah maupun di lingkungan sekitar,” kata Gregorius dalam keterangannya, Minggu (25/1/2026).
Baca Juga: Distribusi Batu Bara Terhenti, PLN Minta Operasional Truk ke PLTU Bengkulu Dibuka
Gregorius menjelaskan, terdapat sejumlah langkah keselamatan yang perlu dilakukan apabila terjadi genangan atau kenaikan permukaan air.
Tips pertama, jika air mulai memasuki rumah, pelanggan diimbau segera mematikan aliran listrik melalui Miniature Circuit Breaker (MCB) yang berada di meteran atau kWh Meter guna mencegah risiko tersengat listrik.
Tips kedua, seluruh peralatan elektronik yang terhubung ke stop kontak perlu dicabut untuk menghindari arus pendek. Apabila genangan berpotensi meningkat, peralatan listrik sebaiknya dipindahkan ke tempat yang lebih tinggi dan aman dari jangkauan air.
Tips ketiga, pastikan seluruh peralatan listrik dan elektronik dalam kondisi kering sebelum kembali digunakan.
“Langkah ini agar masyarakat terhindar dari potensi bahaya listrik karena air merupakan konduktor yang kuat. Mari kita tingkatkan kewaspadaan kita khususnya saat terjadi hujan lebat yang berpotensi banjir,” ujar Gregorius.
Baca Juga: PLN Gratiskan Tarif Listrik Huntara di Aceh Selama 6 Bulan
PLN juga meminta masyarakat segera melaporkan apabila terdapat potensi ancaman keselamatan dari jaringan listrik akibat banjir atau dampak cuaca ekstrem lainnya, termasuk kondisi yang memerlukan penghentian sementara pasokan listrik.
“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama kami. Dalam kondisi banjir tertentu, pasokan listrik dapat dipadamkan sementara untuk mencegah risiko yang lebih besar,” tambah Gregorius.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 2Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 3Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 4Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 5Prediksi Skor LASK Linz vs Slovan Bratislava 4 November 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Pertandingan Galatasaray vs Stuttgart 4 November 2026: Skor, Starting XI, dan Jadwal
- 7Prediksi Skor Atletico Madrid vs Bayern Munchen 4 November 2026: Los Rojiblancos Diunggulkan
- 8Kisi-Kisi dan Contoh Soal Matematika Wajib TKA SMA 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban
- 9Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar
- 10Prabowo Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Jadi Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan Menggantikan Listyo Sigit








