Kapasitas Terpasang Pembangkit EBT Semester I-2025 Capai 876,5 MW

AKURAT.CO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatatkan tambahan kapasitas pembangkit energi baru terbarukan (EBT) pada Semester I-2025 mencapai 876,5 megawatt (MW).
Angka ini meningkat 15% dibandingkan penambahan kapasitas EBT sepanjang tahun 2024 yang sebesar 761,9 MW.
Menteri ESDM Bahlil Lahadilia menyampaikan dengan tambahan tersebut total kapasitas terpasang EBT di Indonesia pada Semester I-2025 telah mencapai 15,2 GW atau setara dengan 14,5% total pembangkit listrik Indonesia.
“Nah, ini kapasitas terpasang EBT 2025 itu sudah sekitar 15,2 GW,” kata Bahlil dalam konferensi pers dikutip, Selasa (12/8/2025).
Baca Juga: Kementerian ESDM Didesak Cabut Izin PT Position, Buntut Skandal di Halmahera Timur
Bahlil menambahkan, kapasitas pembangkit EBT yang mencapai 15,2 Gw pada 2025 ini mengalami kenaikan sekitar 0,6% dari tahun sebelumnya.
“0,6 persen dari tahun 2024, gitu kira-kira. Ini kapasitas terpasang ya,” ujar Bahlil.
Di sisi lain, ESDM juga mencatat kapasitas terpasang pembangkit listrik nasional mencapai 105 GW pada Semester I-2025. Angka ini naik 4,4 GW dibandingkan akhir 2024 yang berada di posisi 100,6 GW.
Kapasitas terpasang terus mengalami tren peningkatan dalam empat tahun terakhir. Pada 2021 kapasitas tercatat 74,5 GW, naik menjadi 83,8 GW pada 2022, dan 91,2 GW pada 2023.
Adapun tambahan kapasitas EBT pada periode ini berasal dari sejumlah proyek, antara lain:
- Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) 105,2 MW di Lumut Balai, Gunung Ijen, dan Gunung Salak.
- Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) 492 MW di Merangin, Jambi.
- Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) 8,2 MW di Merangin, Jambi, dan Kanzy, Bengkulu.
-Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 233,3 MW di berbagai wilayah Indonesia.
- Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTBm) 37,8 MW di Riau, Jambi, Sumsel, Sumut, Jatim, Kalteng, Kalbar, Sulbar, dan Papua
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 24 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 4Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 5Materi Matematika TKA SMA 2026, Cek Kisi-Kisi dan Contoh Soal Terbaru
- 6Kalender Jawa 27 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pahing Dikenal Cerdas dan Banyak Akal
- 7Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Biaya Marketplace Makin Tinggi, Brand Lokal Mulai Mengandalkan Website Sendiri
- 9Silmy Karim Didakwa Terima Rp1,2 Miliar dari Pungli Dokumen Imigrasi
- 10KPK Ingatkan Nusron Wahid untuk Kooperatif dan Berharap Dukungan Penuh Pemerintah








