ESDM Kirim Tim ke Angola dan AS, Kaji Proyek Kilang 1 Juta Barrel per Hari

AKURAT.CO Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia mengaku telah mengirimkan tim ke Angola, Afrika Tengah dan Amerika Serikat (AS) untuk mempelajari pembangunan kilang (refinery) dan penyimpanan (storage) minyak mentah berkapasitas 1 juta barrel per hari di Indonesia.
Ia menuturkan, tim yang terdiri dari unsur SKK Migas, Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (Lemigas), Ditjen Migas Kementerian ESDM, serta PT Pertamina (Persero) sudah kembali beberapa waktu lalu.
"Tim kita untuk refinery, yang kita membangun sekitar 1 juta barrel, itu tim dari Angola sudah balik, yang dari Amerika, yang dibawa itu timnya dari SKK Migas, Pertamina, Lemigas, dan Ditjen Migas," jelasnya dalam acara penyerahan dokumen pra-FS proyek hilirisasi di Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (22/7/2025).
Baca Juga: ESDM Raih WTP 2024, DPR Apresiasi Pengelolaan Keuangan dan Kinerja PNBP
Selain kilang, lanjut Bahlil, tim tersebut juga mengkaji proyek penyimpanan minyak mentah dengan kapasitas yang sama guna menjaga ketahanan energi nasional hingga 21 hari.
"Itu sudah ada (tim yang kembali), dan kami akan diskusikan, nanti termasuk dalamnya adalah kita akan membangun storage crude (minyak mentah) untuk ketahanan energi kita selama 21 hari," urainya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Bahlil yang juga menjabat sebagai Kepala Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Hilirisasi dan Ketahanan Energi Nasional telah menyerahkan 18 proyek prioritas hilirisasi dan ketahanan energi nasional senilai USD38,63 miliar atau setara Rp618,13 triliun kepada CEO Danantara Rosan Roeslani.
Proyek kilang minyak (oil refinery) dan penyimpanan minyak (oil storage) masuk dalam daftar proyek prioritas hilirisasi dan ketahanan energi nasional tersebut dengan nilai investasi masing-masing sebesar Rp160 triliun dan Rp72 triliun.
Baca Juga: PT Gag Nikel Belum Beroperasi, ESDM Masih Tunggu Arahan Menteri
Kedua proyek itu nantinya akan dibangun di Lhokseumawe, Sibolga, Natuna, Cilegon, Sukabumi, Semarang, Surabaya, Sampang, Pontianak, Badung (Bali), Bima, Ende, Makassar, Dongala, Bitung, Ambon, Halmahera Utara, dan Fakfak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









