DPR Dukung ANTAM Bangun Ekosistem Baterai Kendaraan Listrik Nasional

AKURAT.CO DPR RI menyatakan dukungan penuh terhadap langkah PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) dalam membangun ekosistem industri baterai kendaraan listrik terintegrasi bersama Indonesia Battery Corporation (IBC) dan mitra global seperti CATL.
Anggota Komisi XII DPR RI, Ramson Siagian, menilai proyek tersebut menjadi tonggak penting dalam industrialisasi sektor energi terbarukan Indonesia. Menurutnya, proyek ini telah dirintis sejak empat tahun lalu, namun baru menunjukkan realisasi konkret di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
"Groundbreaking yang kita saksikan hari ini menandai bahwa proyek ini sudah resmi dimulai dan masuk tahap implementasi nyata," jelas Ramson ketika ditemui diacara peresmian, Minggu (29/6/2025).
Baca Juga: Ekosistem Baterai Karawang Hemat Impor BBM hingga 300 Ribu KL per Tahun
Ramson pun optimistis bahwa percepatan proyek akan berjalan lebih mulus, terutama karena skema pendanaan kini didukung penuh oleh Danantara. Dengan sistem yang terkonsolidasi dan basis aset yang kuat, Danantara dinilai mampu menjadi katalis pembiayaan industri baterai nasional.
"Struktur konsorsium ini bukan hanya mengandalkan CBL, tapi merupakan sinergi antara ANTAM, IBC, dan mitra strategis lainnya. ANTAM sebagai bagian dari MIND ID, dan IBC sebagai entitas gabungan, memungkinkan kolaborasi yang lebih kuat dan saling melengkapi," terang Ramson.
Menurutnya, posisi ANTAM sebagai pionir dalam hilirisasi nikel dan material baterai memberikan fondasi kuat bagi Indonesia untuk tampil sebagai pemain kunci dalam rantai pasok baterai global. Dukungan DPR akan terus diarahkan untuk memperkuat peran BUMN sektor tambang dalam mendorong nilai tambah di dalam negeri.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Aneka Tambang Tbk, Achmad Ardianto, menyampaikan bahwa proyek ekosistem baterai ini tidak hanya soal skala investasi, tapi juga menyangkut reposisi strategis Indonesia di kancah energi global.
Baca Juga: Bahlil: Pabrik Baterai EV di Karawang Bisa untuk 300 Ribu Mobil
"Kami ingin memastikan bahwa Indonesia tidak hanya menjadi eksportir bahan mentah, tapi juga pemain utama dalam rantai pasok global baterai kendaraan listrik. Kami bangun proyek ini dari hulu ke hilir dengan prinsip keberlanjutan, efisiensi energi, dan nilai tambah di dalam negeri," ungkap Ardianto.
Menurutnya, dukungan dari DPR RI menjadi sinyal penting bagi dunia usaha dan investor bahwa agenda hilirisasi nasional mendapat legitimasi politik yang kuat. ANTAM sendiri, lanjut Ardianto, berkomitmen menjadikan proyek ini sebagai model industri masa depan yang berbasis rendah karbon dan berdampak luas secara sosial ekonomi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 5Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi
- 10Pertemuan Prabowo dan El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama, Mulai Statistik hingga Kelautan







