Golkar Lawan Disinformasi, Sarmuji: Kebenaran Jangan Dikalahkan Algoritma

AKURAT.CO Partai Golkar menyoroti tantangan informasi di era digital sekarang ini.
Menurut Sekjen Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, publik kerap dihadapkan pada disinformasi yang membentuk pandangan keliru mengenai kondisi bangsa.
Pernyataan tersebut disampaikannya dalam pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Bidang Media dan Penggalangan Opini (Rakornas MPO) di DPP Partai Golkar, Jakarta, Jumat (6/11/2026).
Forum strategis ini dihadiri oleh para kader dan pengelola media internal partai dari berbagai daerah.
Dalam arahannya, Sarmuji mengingatkan para kader agar tidak tinggal diam menghadapi arus informasi yang tidak sesuai dengan realitas. Pengaruh algoritma digital saat ini sering kali menggeser esensi kebenaran yang sesungguhnya di tengah masyarakat.
Baca Juga: Golkar Perkuat Mesin Komunikasi Politik Lewat Teknologi AI
Terkait fenomena tersebut, Sarmuji menyampaikan pandangannya mengenai kondisi informasi yang berkembang.
"Kita tahu sekarang, kadang-kadang di era post-truth ini, kadang-kadang kebenaran seolah-olah ditentukan oleh kuatnya algoritma saja, padahal kenyataannya tidak begitu," ujarnya.
Tantangan disinformasi ini harus dijawab dengan kerja nyata dan narasi yang mencerahkan.
"Bagi saya terutama dan bagi DPP Golkar, juga bagi kita semua, sebenarnya tidak ada kegelapan. Yang ada adalah ketiadaan cahaya. Ekosistem digital ini kita bentuk untuk menghadirkan terang, menghadirkan cahaya, agar pandangan orang terhadap Indonesia ini menjadi lebih fair, lebih senyatanya, tidak dipenuhi oleh narasi bahwa Indonesia gelap," jelas Sarmuji.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh kader untuk bersama-sama membangun optimisme nasional melalui informasi yang berimbang. Gotong royong dalam menyebarkan fakta dinilai sebagai kunci untuk melawan berbagai pesimisme publik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 2Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 3Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 4Kisi-Kisi dan Contoh Soal Matematika Wajib TKA SMA 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban
- 5Pindar UKU Salurkan Rp687,18 Miliar dengan Pinjaman Macet Hanya 2,48 Persen, Jaga Keseimbangan Pertumbuhan dan Risiko
- 6Prediksi Skor Porto vs Napoli 5 November 2026: Tuan Rumah Berpeluang Menang
- 7Blue Bird Cetak Laba Rp474 Miliar, Salah Satunya Ditopang oleh Keuntungan Penjualan Armada yang Melonjak
- 8Jadwal Siaran Langsung Liga Champions Malam Ini: Barcelona vs Aston Villa, MU vs AS Roma
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar




