Akurat Logo

Prabowo Minta Tokoh yang Belum Masuk Kabinet Tidak Gelisah: Nanti Ada Giliran ‘Dimainkan‘

Moehamad Dheny Permana | 22 Oktober 2026, 12:16 WIB
Prabowo Minta Tokoh yang Belum Masuk Kabinet Tidak Gelisah: Nanti Ada Giliran ‘Dimainkan‘
Presiden Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (21/10/2026). - Foto: Biro Pers Setpres

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto meminta para tokoh yang belum mendapat posisi dalam Kabinet Merah Putih untuk tetap bersabar dan tidak gelisah.

Ia mengibaratkan susunan pemerintahan seperti tim sepak bola yang membutuhkan pemain inti, pemain cadangan, hingga penyerang.

Prabowo mengatakan tidak semua pemain bisa langsung diturunkan sejak awal pertandingan.

Menurutnya, setiap orang memiliki kesempatan untuk berkontribusi sesuai kebutuhan dan dinamika pemerintahan.

“Sebagaimana saya sampaikan dari awal pemerintahan kita, tidak semua pemain akan kita mainkan di awal. Ada yang cadangan, ada yang pendukung, ada yang striker. Yang cadangan jangan frustrasi. Pada saatnya saudara akan kita mainkan,” ujar Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Ia mengingatkan bahwa masa pemerintahan selama lima tahun belum mencapai pertengahan periode.

Dengan analogi pertandingan sepak bola, babak pertama baru berakhir setelah dua setengah tahun.

“Ibarat ini pertandingan sepak bola, kita sesungguhnya belum sampai ke half-time. Apa itu half-time? Ya, kita belum selesai satu babak. Kita ini lima tahun, jadi dua setengah tahun baru, ya babak pertama,” katanya.

Prabowo pun meminta para tokoh yang belum mendapat kesempatan untuk tetap tenang. Ia mengaku telah melihat adanya kegelisahan dari sejumlah pihak yang menantikan giliran untuk masuk ke dalam pemerintahan.

“Jadi ini masih babak pertama. Jadi tenang-tenang saja para pemain cadangan yang saya sudah lihat gelisah. Kapan saya dimainkan?” ucapnya.

Selain membahas dinamika dan rotasi dalam pemerintahan, Prabowo menyoroti kondisi kesehatan para menteri dan pimpinan lembaga.

Ia mengaku prihatin karena beberapa pejabat harus menjalani perawatan di rumah sakit, meski masa pemerintahan belum mencapai separuh periode.

Baca Juga: Survei Matriks: Reshuffle Belum Memuaskan, Pigai Jadi Menteri Terburuk

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.