Megawati Tak Hadiri Upacara di Istana, Hasto Ungkap Misi Khusus!

AKURAT.CO Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, kembali tidak menghadiri upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Senin (17/8/2026).
Megawati memilih memimpin upacara di lingkungan internal PDIP.
Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, mengatakan, keputusan tersebut berkaitan dengan misi khusus Megawati untuk menyampaikan pesan tentang pentingnya keadilan sejarah dan kemandirian bangsa.
"Ya, Ibu Mega dari amanat beliau kan untuk menggambarkan bagaimana keadilan di dalam sejarah itu juga harus diwujudkan," kata Hasto di Sekolah Partai Lenteng Agung, Jakarta Selatan.
Menurut Hasto, Megawati memandang bangsa yang membiarkan sejarah dimanipulasi dapat kehilangan jati dirinya.
Karena itu, momentum HUT Kemerdekaan RI dimanfaatkan untuk mengingat kembali perjalanan sejarah bangsa sekaligus menyampaikan tugas yang harus dilakukan generasi penerus.
"Satu bangsa yang diwarnai oleh berbagai manipulasi historis atas masa lalunya, baik yang baik ataupun yang buruk untuk pembelajaran generasi yang akan datang, itu akan kehilangan jati dirinya," ujarnya.
Hasto menyebut Megawati juga menekankan pentingnya penguasaan ilmu pengetahuan, riset, dan inovasi sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia yang berdikari.
"Sehingga Ibu Mega menggunakan momentum 17 Agustus untuk menyampaikan berbagai suatu rangkaian sejarah, tapi juga tugas-tugas kita, termasuk tadi pentingnya penguasaan ilmu pengetahuan, riset, dan inovasi agar kita menjadi bangsa yang berdikari," kata Hasto.
Dia menambahkan, Megawati mengingatkan bahwa kemerdekaan Indonesia diraih melalui perjuangan bangsa sendiri, bukan pemberian negara lain.
"Karena kita bisa merdeka bukan karena pemberian Jepang. Kita bisa menghadapi tentara sekutu pemenang Perang Dunia Kedua karena semangat yang berkobar-kobar," tuturnya.
Menurut Hasto, semangat tersebut perlu kembali dibangkitkan karena dinilai telah tergerus akibat sejarah yang diputarbalikkan.
"Itulah yang kemudian dirasakan hilang karena sejarah yang diputarbalikkan. Jadi Ibu punya suatu misi khusus untuk mengadakan upacara di Kantor DPP PDI Perjuangan," katanya.
Baca Juga: Hadiri Upacara HUT RI di Manggarai Timur, Mendagri Komitmen Percepat Pemulihan Pascagempa NTT
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 4Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 5Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 6Tanpa Sponsor 'Palsu' Rp19,69 Triliun, Manchester City Mungkin Tanpa Aguero dan Silva
- 7Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2, Cek Jadwal Garuda di Final FIFA ASEAN Cup 2026!
- 8Prediksi Spanyol vs Kroasia di UEFA Nations League: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 9KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji
- 10Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Gibran Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah







