Pramono Cerita Kedekatan dengan Zulhas Selama 28 Tahun, Beri Dukungan Politik hingga Pilkada

AKURAT.CO Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengungkap hubungan panjangnya dengan Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, menjadi modal penting dalam membangun komunikasi politik lintas partai.
Menurutnya, hubungan personal yang telah terjalin hampir tiga dekade itu turut membantu menyelesaikan berbagai persoalan politik nasional, termasuk memberikan dukungan dalam perjalanan politiknya hingga menjadi Gubernur Jakarta.
Dia mengatakan, hubungannya dengan Zulhas telah terjalin selama lebih dari 27 tahun. Selama itu pula, keduanya selalu menjaga komunikasi dengan baik meski berasal dari partai politik yang berbeda.
Baca Juga: Zulhas Optimistis Uya Kuya Mampu Besarkan PAN Jakarta
"Yang pertama adalah hubungan saya pribadi dengan Ketua Umum PAN. Pasti banyak yang belum tahu. Saya kalau dengan Bang Zul, beliau minta apa saja, ketemu dan sebagainya, atau saya mengharapkan beliau hadir di acara saya, baik itu waktu menjadi Menteri Sekretaris Kabinet maupun jadi Gubernur Jakarta, pasti kami berdua tidak pernah menolak," kata Pramono, saat menghadiri pelantikan pengurus DPW dan DPD PAN Jakarta, di Balai Sarbini, Jakarta Selatan, Sabtu (27/6/2026).
Kedekatan tersebut juga tercermin saat sama-sama berada di DPR RI. Menurutnya, komunikasi yang baik antarfraksi membuat banyak keputusan politik dapat diselesaikan melalui dialog.
"Bang Zul, saya dengan Bang Zul itu sudah 27 tahun lebih, 28 tahun. Bahkan dalam banyak hal tanpa orang tahu, keputusan di DPR RI pada waktu itu tentunya tidak serumit yang dibayangkan karena lobi-lobi hanya tiga fraksi. Hampir semuanya enggak pernah kalah satu pun dalam segala hal termasuk penentuan komisi-komisi yang ada," ujarnya.
Pramono juga mengungkap PAN menjadi salah satu partai yang memberikan dukungan kepada keluarganya dalam kontestasi politik daerah. Bahkan PAN menjadi partai kedua yang menerbitkan surat rekomendasi setelah Partai Gerindra.
"Yang memberikan surat rekomendasi pertama kali adalah Pak Prabowo Subianto dari Gerindra, yang kedua adalah Bang Zul. Akhirnya inilah yang menjadi kekuatan," katanya.
Dia juga menyebut PAN memiliki peran dalam proses politik yang mengantarkannya menjadi Gubernur Jakarta. Meski demikian, Pramono memilih tidak menjelaskan secara rinci bentuk dukungan tersebut.
Baca Juga: Zulhas Minta Bulog Gelontorkan Jagung untuk Tekan Harga Pakan
"Saya sendiri tidak pernah membayangkan menjadi Gubernur Jakarta, sama sekali tidak. Tetapi kadang-kadang garis tangan dan untuk keputusan itu saya juga harus berterima kasih sama PAN. Terima kasih bentuknya apa saya tidak sampaikan di ruang publik ini, termasuk Pak Prabowo Subianto, karena beliaulah yang kemudian menetapkan 'Udah, kalau menang ya menang aja," ujarnya.
Pramono juga mengenang perannya dalam menjembatani kebuntuan politik di DPR pada 2014, ketika parlemen terbelah antara Koalisi Indonesia Hebat (KIH) dan Koalisi Merah Putih (KMP). Komunikasi yang terjalin baik dengan PAN menjadi salah satu faktor yang membantu penyelesaian kebuntuan tersebut.
"Karena komunikasi yang baik saya dengan Bang Zul, kemudian komunikasi saya yang baik dengan Bang Hatta, padahal pada waktu itu yang berkuasa adalah KIH, tentunya bisa menggunakan kekuasaan. Saya bilang, 'Enggak, ini demokrasi, kita harus duduk bersama.' Ditunjuklah saya sebagai juru bicara negosiator dari PAN pada waktu itu Pak Hatta dan Pak Zul juga terlibat. Alhamdulillah saudara-saudara sekalian terselesaikan dengan baik," tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 2Soal Gugatan Syarat Pendidikan Gibran ke MK, Margarito Kamis: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- 3Setelah 'Cabut' dari Timnas Portugal, Masa Depan Cristiano Ronaldo dalam Ketidakpastian
- 4Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 5Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 6Asian Games: Indonesia Berpeluang Raih 5 Emas Besok, Padel Salah Satunya!
- 7Moto3 Jepang: Tanpa Alasan! Hiroshi Aoyama Tuntut Veda Ega Pratama dan Zen Mitani All Out di 'Kandang'
- 8Dokumen Pendidikan Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Keaslian Syarat Cawapres 2024 Jadi Sorotan
- 9Bos Maktour Travel Fuad Hasan Masyhur Bantah Tarik Ratusan Miliar dalam Kasus Kuota Haji
- 10Rocky Gerung Minta Buruh Kawal RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, Jangan Mundur jika Berhadapan Kekuasaan








