PDIP Bakal Konsolidasi Nasional di Bali, Kongres Masih Tunggu Titah Megawati

AKURAT.CO Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) akan menggelar kegiatan konsolidasi besar-besaran di Bali dalam waktu dekat.
Namun, kegiatan tersebut bukanlah Kongres Partai, melainkan forum bimbingan teknis (bimtek) bagi seluruh anggota DPR dan DPRD dari PDIP se-Indonesia.
Hal ini disampaikan Ketua DPP PDIP, Djarot Syaiful Hidayat, usai menghadiri acara peringatan Kudatuli di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (27/7/2025).
“Kita memang akan mengadakan kegiatan di Bali. Pertama, bimtek bagi seluruh anggota DPR dan DPRD dari PDIP, lalu dilanjutkan dengan agenda konsolidasi internal partai,” ujar Djarot.
Saat ditanya apakah kegiatan di Bali tersebut sekaligus menjadi ajang Kongres Nasional, Djarot menjawab belum ada keputusan soal itu.
Ia menegaskan, agenda utama adalah pelatihan dan konsolidasi kader legislatif.
“Belum ada keputusan soal Kongres. Yang jelas, ini adalah bimtek seperti tahun lalu yang digelar di Kemayoran. Sekarang lokasinya di Bali, sekaligus untuk memperkuat konsolidasi partai,” katanya.
Baca Juga: PDIP Harap Peristiwa Kudatuli Masuk Kategori Pelanggaran HAM Berat
Terkait waktu pelaksanaan Kongres PDIP, Djarot menjelaskan bahwa keputusan ada sepenuhnya di tangan Ketua Umum, Megawati Soekarnoputri.
Ia menegaskan bahwa Kongres akan tetap digelar tahun ini, sesuai jadwal kepengurusan periode 2020–2025.
“Kalau soal waktu pelaksanaan Kongres, ditunggu saja. Yang pasti tahun ini. Bisa bulan depan, bisa bulan setelahnya. Itu wewenang penuh Ketua Umum, sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga partai,” ujar Djarot.
Dengan demikian, kegiatan di Bali akan menjadi ajang penting PDIP untuk memperkuat barisan struktural dan legislatif menjelang Kongres yang masih menunggu momen yang dianggap tepat oleh Megawati.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 8Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini









