Akurat Logo

Diterima Semua Kalangan, Dasco Jadi Figur Penentu di Balik Selesainya Berbagai Polemik Pemerintahan

Atikah Umiyani | 19 Juni 2025, 23:37 WIB
Diterima Semua Kalangan, Dasco Jadi Figur Penentu di Balik Selesainya Berbagai Polemik Pemerintahan

AKURAT.CO Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, semakin dikenal sebagai tokoh politik yang memainkan peran strategis dalam menjembatani komunikasi antara legislatif dan eksekutif, terutama di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Adi Prayitno, Dasco adalah sosok yang bisa diterima lintas kalangan—faktor penting yang menjadikannya figur efektif dalam menyelesaikan berbagai persoalan kebijakan yang sensitif.

“Dasco sangat efektif menjadi jembatan antara legislatif dan eksekutif. Sosoknya yang diterima semua pihak memudahkan komunikasi dan mempercepat solusi,” ujar Adi kepada Akurat.co, Kamis (19/6/2025).

Contoh terbaru dari peran strategis Dasco adalah dalam merespons keputusan kontroversial Menteri Dalam Negeri lewat Keputusan No. 300.2.2-2138 Tahun 2025 yang menetapkan empat pulau di Aceh masuk ke wilayah Sumatera Utara (Sumut).

Dasco dengan sigap menegaskan bahwa masalah tersebut akan ditangani langsung oleh Presiden Prabowo.

Tak lama berselang, Presiden memimpin rapat terbatas secara daring dari Rusia bersama Mendagri Tito Karnavian, Mensesneg Prasetyo Hadi, Gubernur Aceh Muzakir Manaf, dan Gubernur Sumut Bobby Nasution.

Hasilnya, keputusan Mendagri dibatalkan, dan keempat pulau tersebut resmi kembali ke wilayah administrasi Provinsi Aceh.

Baca Juga: DPR Sambut Baik Pembubaran Satgas Saber Pungli, Dinilai Langkah Efisien oleh Presiden Prabowo

Kiprah Dasco tidak berhenti di sana. Ia juga menjadi salah satu tokoh yang turun langsung meredakan gejolak pasar setelah IHSG anjlok dengan mendatangi kantor Bursa Efek Indonesia (BEI). Langkah ini turut membantu memulihkan kepercayaan pasar.

Dalam isu ekonomi lainnya, Dasco bersama pimpinan DPR menemui Presiden Prabowo untuk menyuarakan keresahan masyarakat atas rencana kenaikan PPN 12 persen.

Hasilnya, pemerintah mengurungkan rencana penerapan PPN secara umum dan membatasi kenaikan hanya untuk barang mewah.

Begitu pula dalam kisruh distribusi gas LPG 3 kg, Dasco kembali menunjukkan respons cepat.

Setelah pemerintah mengumumkan penjualan hanya boleh lewat pangkalan, muncul keluhan luas dari masyarakat.

Dasco segera melapor ke Presiden Prabowo, yang kemudian mencabut aturan tersebut, sehingga penjualan gas kembali diperbolehkan melalui pengecer.

Adi Prayitno menyebut gaya komunikasi politik Dasco sebagai faktor kunci keberhasilannya. Sikapnya yang terbuka, solutif, dan komunikatif membuatnya menjadi tokoh yang dipercaya banyak pihak untuk mengurai kebuntuan.

“Wajar kalau banyak masalah yang selama ini terasa rumit bisa selesai jika ditangani Dasco. Komunikasi politiknya membuat semua pihak nyaman dan solusi bisa segera ditemukan,” kata Adi.

Kombinasi antara posisi strategis Dasco sebagai Wakil Ketua DPR RI dan Ketua Harian Partai Gerindramenjadikannya sebagai figur sentral dalam pemerintahan.

Ia berperan tidak hanya sebagai politisi parlemen, tetapi juga sebagai buffer kekuasaan yang memastikan kebijakan eksekutif tetap selaras dengan aspirasi publik.

Baca Juga: DPR Pilih Prioritaskan RKUHAP, RUU Perampasan Aset Butuh Pemikiran Jernih

Dengan rekam jejak tersebut, Sufmi Dasco Ahmad bukan sekadar juru bicara partai atau pimpinan DPR, melainkan salah satu aktor kunci stabilitas politik pemerintahan Prabowo di tengah dinamika nasional yang kompleks.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.