Sekjen Gerindra Temui Presiden Prabowo di Tengah Kabar Mundurnya Hasan Nasbi, Enggak Ada yang Politis

AKURAT.CO Ketua MPR RI yang juga Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani, menemui Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (29/4/2025).
Pertemuan dilakukan bersama Presiden Prabowo di tengah mencuatnya kabar pengunduran diri Hasan Nasbi dari jabatan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) RI.
Muzani tiba di Istana untuk menemui Presiden Prabowo pukul 12.20 WIB dan keluar sekitar pukul 14.30 WIB.
Dalam pertemuan turut hadir Wakil Ketua DPR yang juga Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad.
Ada juga Menteri Sekretariat Negara, Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya.
Baca Juga: Mundurnya Hasan Nasbi Salah Satu Langkah Presiden Prabowo Koreksi Masalah Komunikasi
"Ada Pak Dasco, ada Teddy, ada Mensesneg," kata Muzani di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta.
Dia mengatakan, agenda pertemuan tersebut hanya untuk menemani makan siang Presiden Prabowo, tanpa ada bahasan yang politis.
"Tidak ada yang dibahas khusus. Kebiasaan orang Indonesia saat makan siang di beberapa daerah menunya dan beberapa hal zaman kecil beliau saat makan siang. Enggak ada yang serius, enggak ada yang politis," jelas Muzani.
Muzani memastikan, dalam agenda makan siang tersebut juga sama sekali tidak membahas mengenai mundurnya Hasan Nasbi dari kursi Kepala PCO.
Bahkan, dia justru mengaku baru mengetahui perihal tersebut.
Baca Juga: Hasan Nasbi Minta Maaf ke Prabowo Usai Mundur dari Kepala PCO: Maaf Jika Jauh dari yang Diharapkan
"Pertama, tidak dibahas sama sekali. Saya juga belum baca, belum mendengar. Jadi, saya tadi dikasih tahu staf saya. Komunikasi, ya lembaga itu kan bisa dibentuk jadi harus eksis. Tapi soal itu saya belum tahu dan belum paham," terangnya.
Hasan Nasbi mengaku sudah mengundurkan diri dari jabatan Kepala PCO sejak Senin (21/4/2025).
Surat pengunduran dirinya sudah dikirimkan ke Presiden Prabowo melalui Mensesneg, Prasetyo Hadi, dan Seskab, Teddy Indra Wijaya.
Hasan Nasbi mengatakakan bahwa langkah pengunduran diri diambil karena merasa ada persoalan yang tidak mampu diatasi.
"Sudah pernah saya sampaikan kepada khalayak dalam beberapa tayangan podcast bahwa kalau ada sesuatu yang sudah tidak bisa saya atasi atau kalau sudah ada persoalan yang sudah ada di luar kemampuan saya. Maka tidak perlu ribut-ribut, tidak perlu heboh-heboh, kita pun harus tahu diri dan kemudian mengambil keputusan untuk menepi. Maka, pada hari ini, 21 April 2025, sepertinya saat itu sudah tiba," jelasnya, melalui unggahan akun Instagram Total politik.
Baca Juga: Prabowo Akan Evaluasi Seluruh Jajaran Direksi BUMN: Mulai dari Akhlak hingga Prestasinya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tolak Bertahan di KTM Demi Ducati, Pedro Acosta: Saya Ingin Kalahkan Marc Marquez dengan Senjata yang Sama!
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 4Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 5Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 6Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 7Cek Bansos Tahap 4 Oktober-Desember 2026, Begini Cara Cek Desil dan Status Penerima Pakai NIK
- 8Ramalan Shio Minggu Ini 28 September–4 Oktober 2026: Ada yang Makin Sibuk, Ada yang Butuh Me Time
- 9Komisaris Sucofindo: Gus Alex Titip Satu Juta Dolar untuk Pansus Haji, Sosok Komsin Disebut Brimob Jujur
- 10Prabowo Perkuat BPJS Kesehatan, Siapkan Tambahan Anggaran Rp20 Triliun








