Prabowo Tanggapi Kritik Soal Kabinet Gemuk: Banyak Orang Hebat, Rakyat yang Menikmati

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto menanggapi kritik terhadap komposisi Kabinet Merah Putih yang dinilai terlalu gemuk.
Menurutnya, jumlah menteri yang besar bukanlah hal buruk, karena mereka adalah sosok-sosok terbaik di bidangnya yang bekerja demi kepentingan rakyat.
“Ada yang mengatakan kabinet kita gemuk, tapi kalau banyak orang hebat kenapa? Yang menikmati hasilnya tetap rakyat Indonesia,” ujar Prabowo dalam penutupan Kongres Partai Demokrat di Jakarta, Selasa (25/2/2025).
Prabowo menegaskan bahwa pemerintahannya akan terus berjuang mewujudkan Indonesia yang adil dan makmur.
Baca Juga: Rano Karno Tinjau Uji Coba RDF Rorotan, Target Peresmian April 2025
Ia menyadari, cita-cita tersebut tidak bisa dicapai secara instan, melainkan membutuhkan proses panjang dan kesinambungan dari pemimpin ke pemimpin.
“Kebangkitan dan keberhasilan suatu bangsa bukan pekerjaan 5 atau 10 tahun, tapi puluhan tahun. Hampir semua presiden punya peran yang berbeda-beda dalam membangun Indonesia,” tuturnya.
Prabowo menekankan, sinergi antar pemimpin dan kesinambungan kebijakan menjadi kunci keberhasilan dalam membawa Indonesia menuju kemajuan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 2Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 3Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 5Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 6Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 7Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 8Prediksi Skor Bayern vs Arsenal 22 Oktober 2026: Duel Produktivitas dan Pertahanan
- 9Enam Perusahaan Kena Sanksi Karhutla, Total Sudah 32
- 10Prabowo Usut Tuntas Karhutla: Kali Ini Tidak Bisa Ditindak Biasa-biasa Saja








