Puan Tegaskan Pertemuan Megawati-Prabowo Belum Tentu Bahas Politik

AKURAT.CO Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Puan Maharani, menegaskan pertemuan antara Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, dengan Presiden RI Prabowo Subianto, belum tentu diwarnai dengan pembahasan politik.
Dia mengatakan, pertemuan keduanya merupakan pertemuan yang harus dibalut dengan nuansa silaturahmi. Sehingga tidak melulu soal pembicaraan politik.
"Pertemuan enggak perlu ada urusan politik terus, bisa juga bersilaturahmi itu," kata Puan usai rapat paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (21/1/2025).
Dia juga meyakini kalau semua pihak memiliki harapan besar agar keduanya bisa segera bertemu dalam waktu dekat. Namun, dia tidak menyebut kapan dan di mana Megawati dan Prabowo akan bertemu.
Baca Juga: Pertemuan Megawati-Prabowo Jauh dari Kepentingan Politik Pragmatis
"Iya dong. Kita semua harapan yang sama, dan saya pun menyakini keduanya pun pasti mempunyai harapan yang sama untuk secepatnya bertemu," pungkasnya.
Sebelumnya, pertemuan antara Megawati Soekarnoputri dengan Prabowo Subianto, yang kini tengah direncanakan dinilai jauh dari bobot politik pragmatis.
Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia, Ray Rangkuti, menyampaikan pertemuan ini akan segera terwujud, tinggal menunggu waktu yang tepat saja.
"Kira-kira di kisaran 70 persen (kemungkinan Megawati-Prabowo bertemu). Hanya melihat waktu yang tepat, di mana keduanya akan leluasa bertemu," kata Ray kepada wartawan, Minggu (19/1/2025).
Menurutnya, pertemuan ini baru dilaksanakan sekarang karena seluruh konstelasi politik sudah rampung dilaksanakan. Sehingga, tidak ada nuansa pembicaraan politik pragmatis yang akan melekat jika keduanya bertemu.
"Karena tidak ada lagi halangan cukup berarti untuk keduanya dapat bertemu. Pilpres sudah selesai, pilkada juga. Kabinet juga sudah terbentuk. Maka, jika keduanya bertemu, tak ada bobot politik pragmatis menyertainya," jelas Ray.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








