Akurat Logo

PDIP Tak Gentar Meski Jokowi Dukung Ridwan Kamil

Paskalis Rubedanto | 19 November 2024, 13:50 WIB
PDIP Tak Gentar Meski Jokowi Dukung Ridwan Kamil

AKURAT.CO PDI Perjuangan menanggapi dukungan Joko Widodo kepada Ridwan Kamil di Pilkada Jakarta 2024.

Ketua DPP PDIP, Said Abdullah, menganggap hal itu sah saja karena tidak ada regulasi yang mengatur seorang mantan presiden tidak boleh mengampanyekan calon tertentu di pilkada.

"Saya bersyukur ada Pak Jokowi di sebelah. Karena bagi kita, karena status Pak Jokowi adalah presiden ketujuh, kan punya kebebasan. Fairness," katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (19/11/2024).

"Berkompetisi secara sehat. Kan Jakarta itu etalase republik. Jangan dikotori oleh yang di luar konteks aturan main," tambah Said.

Ia mengaku tidak ingin mengomentari terlalu jauh mengenai dukungan tersebut.

Baca Juga: Jokowi Ungkap Alasan Dukung Ridwan Kamil di Pilkada DKI 2024: Rekam Jejak dan Kompetensi

Sebab, tidak dalam kompetensi untuk menilai posisi Jokowi.

Namun begitu, Said tetap meyakini warga Jakarta dapat memenangkan pasangan yang diusung partainya, yakni Pramono Anung dan Rano Karno.

"Justru cara pandangnya itu melihat fenomena Mas Pram dan Bang Doel itu yang luar biasa. Kalau arus bawah sudah berkehendak, terhadap Mas Pram Bang Doel, ya tetap Mas Pram Bang Doel yang jadi. Apalagi lo mau jualan, sebelah mau jualan apa lagi?" papar Said.

Sebelumnya, Presiden Ke-7 RI, Joko Widodo, mengaku siap ikut agenda blusukan pasangan calon Gubernur Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil-Suswono.

"Ya kalau diundang, kalau diajak," katanya usai bertemu Ridwan Kamil di kawasan Cempaka Putih, Senin (18/11/224) malam.

Begitu juga ketika ditanya kesediaannya mengikuti kampanye akbar dari pasangan Ridwan Kamil-Suswono, Jokowi menyatakan siap jika dirinya diundang.

Baca Juga: Golkar Jakarta Gelar Bimtek Saksi demi Amankan Suara Ridwan Kamil-Suswono

"Kalau diundang," ucapnya lagi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.