Ridwan Kamil Siapkan Solusi untuk Warga Jakut, Kesejahteraan Nelayan hingga Pendidikan

AKURAT.CO Calon Gubernur Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil (RK), menyerap berbagai aspirasi dari masyarakat Jakarta Utara, melalui acara Bongkar Aspirasi Ridwan Kamil (BARK).
Pada acara itu, masyarakat Jakarta Utara bercerita tentang berbagai masalah kelas menengah. Mulai dari persoalan ekonomi, kegiatan kepemudaan, kekerasan seksual, hingga yang dialami nelayan.
Dia mengatakan, salah satu aspirasi datang dari seorang nelayan yang meminta agar letak pom bensin didekatkan dengan letak pelabuhan. Di sisi lain, nelayan juga khawatir atas rencana pemerintah yang akan membangun Giant Sea Wall.
Baca Juga: Tegak Lurus Pancasila, Ridwan Kamil-Suswono Siapkan Program Keumatan Lintas Agama
Merespons hal itu, dia akan berupaya untuk mendekatkan letak pom bensin. Sementara terkait pembangunan Giant Sea Wall, ia pastikan pembangunan tersebut tidak akan membuat nelayan di Jakarta kehilangan mata pencaharian.
"Giant Sea Wall-nya kan belum digambar. Aspirasi itu nanti masuk dalam proses desainnya. Enggak ada masalah, bedanya posisi untuk mencari ikan bergeser sedikit, yang tadinya di sini akan geser sedikit ke sana," ucap RK.
Selain itu, masyarakat Jakarta Utara juga mengutarakan masalah keamanan dan kriminalitas. RK menyampaikan, ada aplikasi panic button yang sudah disiapkan oleh pasangan Ridwan Kamil-Suswono (RIDO).
Aplikasi tersebut akan terkoneksi sampai ke aparat keamanan di level polsek. Selain itu, dia memastikan bahwa Closed Circuit Television (CCTV) akan ditambah di seluruh RT dan RW di Jakarta.
Lebih lanjut, masyarakat juga ada yang mengeluhkan soal kasus yang terjadi di lembaga pendidikan atau sekolah, mulai dari kasus perundungan hingga kasus pelecehan. RK pun mengaku sudah menyiapkan solusinya.
"Kemudian tadi ada aspirasi, masih terjadi perundungan dan pelecehan. Saya sudah kasih solusi. Namanya aplikasi Stopper, untuk menyelesaikan masalah perundungan. Itu bisa kita terapkan dalam program seratus hari pertama saya sebagai gubernur," ucapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 7Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini Lengkap dengan Live Streaming, Ada Persib vs Dewa United
- 8Ijazah Gibran Dipersoalkan, Politisi PSI Singgung Riwayat Pendidikan BJ Habibie
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi








