Akurat Logo

Wacana PDIP Gabung Pemerintah Cuma Basa-Basi, Megawati Tak Tergiur Jatah Satu atau Dua Menteri

Atikah Umiyani | 26 September 2024, 18:39 WIB
Wacana PDIP Gabung Pemerintah Cuma Basa-Basi, Megawati Tak Tergiur Jatah Satu atau Dua Menteri

AKURAT.CO Pernyataan Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani, soal kemungkinan partainya bergabung ke pemerintahan Prabowo Subianto disebut hanya basa-basi. 

Pengamat politik, Ray Rangkuti meyakini bahwa PDIP akan tetap menjadi oposisi atau berada di luar pemerintahan Prabowo.

Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, pun tidak akan tergiur dengan tawaran satu atau dua kursi menteri. 

"Itu basa-basi saja, enggak (akan gabung pemerintah). Selama Ibu Mega di situ itu yakinlah Ibu Mega enggak akan melakukan itu," kata Ray, saat dihubungi Akurat.co, Kamis (26/9/2024). 

Menurutnya jika PDIP mengincar kekuasaan, maka semestinya PDIP sudah dari awal mendukung wacana Presiden Joko Widodo tiga periode.

Namun nyatanya PDIP justru menolak adanya wacana tersebut. 

Ray menilai, hal ini sebagai tanda bahwa PDIP di bawah komando Megawati masih berkomitmen dan memegang teguh apa yang menjadi nilai-nilai ideologinya. 

Baca Juga: Komisi II DPR Serukan Kampanye Pilkada Damai, Paslon Diminta Junjung Tinggi Etika dan Integritas

"Kalau dia mau kekuasaan kan dia dukung saja tiga periodenya Pak Jokowi kemarin. Apalagi cuma urusan satu-dua kursi menteri. Ya kan kalau kemarin itu dia dukung tiga periodenya lebih dari satu menteri," jelasnya. 

Ia juga melihat PDIP tidak akan keberatan jika harus beroposisi seorang diri.

Justru, hal itu akan membuat taring PDIP lebih terlihat. 

"Kita percayalah sama Ibu Mega enggak akan serendah itu. PDIP beroposisi itu kan rasa tiga atau empat partai," kata Ray, yang juga Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia. 

Sebelumnya, Ketua DPP PDIP yang juga Ketua DPR, Puan Maharani, memberi sinyal bahwa partainya akan bergabung ke pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Puan mengatakan, hal itu bukanlah tidak mungkin karena PDIP sendiri tidak ada rekam jejak bermusuhan dengan Prabowo.

"Insya Allah, tidak ada yang tidak mungkin," katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (24/9/2024).

Baca Juga: MU Imbang Lawan Twente di Old Trafford, Erik Ten Hag Sebuat Ia dan Pemainnya Harus 'Bercermin'

Puan juga memastikan bahwa komunikasi dengan Prabowo selalu terjalin, bahkan sejak Pemilu dan Pilpres 2024 lalu.

"Selalu berkomunikasi dari sejak selesai pemilu selalu berkomunikasi," tuturnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
W
Editor
Wahyu SK