Prabowo: Belajar Kepemimpinan Sejati dari Jokowi, Rival yang Jadi Guru

AKURAT.CO Presiden terpilih Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa dirinya banyak belajar tentang kepemimpinan dari Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).
Salah satu momen yang berkesan bagi Prabowo adalah ketika Jokowi, setelah memenangkan Pilpres, justru datang mengunjungi Prabowo sebagai rival yang kalah.
Prabowo mengenang, saat ia kalah dalam Pilpres 2014 dan 2019, Jokowi datang ke kediamannya untuk mengundangnya menghadiri pelantikan. "Waktu saya kalah, Bapak ke rumah saya di Kertanegara. Ini yang menang datang ke rumah saya," kata Prabowo dalam acara Apel Akbar Partai Gerindra di Indonesia Arena, Sabtu (31/8/2024).
Baca Juga: Kalahkan Real Valladolid 7-0, Barcelona Raih Kemenangan Terbesar Pasca Era Lionel Messi
Prabowo juga menyampaikan kesan yang diterimanya dari para pemimpin negara lain, yang memuji kepemimpinan tokoh-tokoh Indonesia, karena kemenangan yang diraih diiringi dengan sikap merangkul rivalnya.
"Saya ingin bicara dari hati, ini kepemimpinan, ini kenegarawanan. Ini tidak sering terjadi di mana-mana," ujar Prabowo.
Ia menambahkan, banyak tokoh luar negeri yang terkejut bahwa Jokowi, setelah dua kali mengalahkannya, tetap menghampiri dan merangkulnya.
Di hadapan ribuan kader Partai Gerindra dan tamu undangan, Prabowo mengakui bahwa dirinya banyak belajar ilmu politik dari Jokowi, sosok asli Solo, Jawa Tengah.
Baca Juga: Hasil Liga Inggris: Man City Menang Berkat Trigol Haaland, Brighton dan Arsenal Imbang
"Ilmu kepemimpinan, belajar dari orang Solo. Untuk urusan politik, datang ke orang Solo," ujarnya yang disambut gelak tawa para hadirin.
Prabowo juga mengungkapkan kekagumannya terhadap Jokowi yang mampu mengadakan rapat kerja hingga tujuh kali sehari.
"Pak Jokowi adalah pemimpin yang hebat, pemimpin untuk rakyat. Saya lihat pikiran beliau selalu fokus pada kerja. Saya nggak tau Pak, luar biasa, tujuh kali rapat sehari," tutur Prabowo.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menceritakan kelucuan para Menteri ketika mereka mengikuti kunjungan kerja bersama Jokowi.
"Kalau diajak ini menteri-menteri pada begitu. Kalau diajak Bapak keliling, waduh, mereka nggak bisa tidur di pesawat. Lima jam terbang, lima jam diskusi. Kalau diajak Pak Jokowi, izin Pak kami mendahului," ungkap Prabowo yang disambut tawa para hadirin.
Ada satu momen ketika Prabowo merasa sungkan untuk makan lebih banyak saat bersama Jokowi, karena mengetahui porsi makan Jokowi yang sedikit.
"Jadi, Pak Jokowi makannya sedikit. Makanan enak, wah pengin juga. Tapi Presiden nggak ambil, saya juga nggak ambil," kata Prabowo.
Di akhir pidatonya, Prabowo menyampaikan rasa syukurnya, meskipun mereka pernah berbeda pandangan, namun ia yakin bahwa Jokowi memiliki semangat merah putih yang sama.
"Saya merasa terima kasih, walaupun kita pernah berbeda, saya yakin beliau merah putih, beliau cinta Indonesia, beliau berjuang," pungkas Prabowo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 7Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini Lengkap dengan Live Streaming, Ada Persib vs Dewa United
- 8Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi








