Akurat Logo

Pesan Gerindra untuk Ridwan Kamil: Jangan Remehkan Pramono Anung di Pilkada Jakarta 2024

Paskalis Rubedanto | 29 Agustus 2024, 22:30 WIB
Pesan Gerindra untuk Ridwan Kamil: Jangan Remehkan Pramono Anung di Pilkada Jakarta 2024

AKURAT.CO DPP Partai Gerindra menyampaikan pesan penting kepada calon Gubernur DKI Jakarta, Ridwan Kamil (RK), agar tidak meremehkan lawannya di Pilkada Jakarta 2024, Pramono Anung.

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani, menegaskan, Pramono merupakan tokoh politik PDIP yang sangat berpengalaman.

“Pak Pramono adalah orang yang sangat senior di dunia politik. Beliau pernah menjabat sebagai Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan beberapa dekade lalu dan juga pernah menjadi Wakil Ketua DPR RI di Senayan,” ujar Muzani kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (29/8/2024).

Baca Juga: 5 Tips Mengatasi Rasa Lelah yang Wajib Diketahui

Selain itu, Muzani menambahkan, Pramono juga memiliki hampir sepuluh tahun pengalaman sebagai Menteri Sekretaris Kabinet, yang menunjukkan reputasi politiknya sangat kuat dan lengkap untuk memimpin Jakarta.

“Pak Ridwan Kamil tidak boleh menganggap enteng atau meremehkan Pramono Anung, meskipun saat ini elektabilitas Pramono masih rendah. Menurut kami, ini adalah kompetisi yang seimbang,” tegas Muzani.

Sebelumnya, PDIP secara resmi mengusung Pramono Anung untuk maju dalam Pilkada Jakarta 2024, berpasangan dengan Rano Karno.

Keduanya merupakan politikus senior dari PDIP. Keputusan ini diambil setelah pertimbangan panjang oleh Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

Baca Juga: Demo Ojol di Patung Kuda Diwarnai Petasan, Tiga Orang Diamankan

Menurut Bendahara Umum PDIP, Olly Dondokambey, Megawati sempat memanggil Pramono Anung dan meminta agar ia mencalonkan diri sebagai calon gubernur DKI Jakarta.

“Pak Pramono berkoordinasi dengan beberapa orang dan akhirnya bersedia untuk maju,” ujar Olly kepada wartawan, Selasa (27/8/2024).

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.