Demokrat Usulkan 7 Kriteria Cagub Pimpin Jakarta Usai Tak Berstatus Ibu Kota
Citra Puspitaningrum | 7 Mei 2024, 20:21 WIB

AKURAT.CO Partai Demokrat mengusulkan tujuh kriteria calon gubernur DKI Jakarta yang kelak memimpin kota bekas ibu kota itu dalam sebuah kontestasi pilkada pada 27 November 2024 mendatang.
Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta, Mujiyono mengatakan, calon pemimpin ke depan harus memiliki visi misi untuk menjadikan Kota Jakarta sebagai pusat perekonomian.
"Bagi kami, Partai Demokrat Provinsi DKJ, kriteria seorang Gubernur adalah pertama, memiliki wawasan global dan visioner untuk memimpin transformasi Jakarta menjadi Pusat Perekonomian, Kota Global dan kawasan aglomerasi," kata Mujiyono kepada wartawan, Selasa (7/5/2024).
Selanjutnya, cagub Jakarta harus bersih dan bebas dari berbagai permasalahan hukum, serta ketiga memiliki popularitas dan elektabilitas yang tinggi.
"Kriteria keempat, cagub DKJ harus mengenal kota dan rakyat Jakarta dengan berbagai permasalahannya dan kelima, memiliki kemampuan perencanaan dan eksekusi kebijakan yang sama baiknya," sambungnya.
Tidak hanya itu, Mujiyono juga menegaskan seorang cagub Jakarta harus memiliki kemampuan kepemimpinan yang kuat dengan ditunjang komunikasi politik yang baik dengan segala kelompok kepentingan di Jakarta dan juga pemerintah pusat.
"Sampai saat ini, kami masih terus melakukan penjaringan baik di internal maupun dengan beberapa teman koalisi dan tokoh masyarakat Jakarta," ujarnya.
Lebih lanjut, Mujiyono memastikan Partai Demokrat sudah menentukan kawan politik untuk menghadapi Pilkada Jakarta. Salah satu yang telah dilakukan yakni menjalin komunikasi dengan sejumlah partai politik untuk membentuk koalisi dalam menjaring nama-nama potensial untuk memimpin Jakarta lima tahun ke depan.
"Bagi kami, Partai Demokrat, harus memilih teman koalisi yang bisa berpotensial menang untuk memperjuangkan harapan rakyat. Siapapun kandidat cagub Jakarta, bagi kami harus bisa mengutamakan kepentingan rakyat," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi







