Kabinet Prabowo-Gibran Bakal Obesitas, Pengamat: Konsekuensi Rangkul Partai di Luar KIM
Dwana Muhfaqdilla | 24 April 2024, 18:04 WIB

AKURAT.CO Keinginan Presiden dan Wakil Presiden Terpilih, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, untuk merangkul partai-partai lain di luar Koalisi Indonesia Maju (KIM), akan berdampak pada obesitasnya struktur Kabinet Prabowo-Gibran.
Pengamat politik dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof. Lili Romli mengatakan, hal ini memang sudah menjadi konsekuensi karena banyaknya partai yang akan dirangkul.
“Memang mau tidak mau, konsekuensi merangkul partai-partai lain di luar KIM, akan berdampak pada obesitasnya struktur kabinet. Kabinet akan menjadi gemuk. Posisi menteri koordinator dan wakil-wakil menteri juga akan bertambah,” kata Prof. Lili ketika dihubungi Akurat.co, Rabu (24/4/2024).
Prof. Lili menambahkan, kabinet “gemuk” ini juga berkemungkinan akan membuat kinerja kabinet menjadi tidak efektif. Pasalnya, akan terjadi tumpang tindih program-program dari menteri yang berada di kabinet.
“Persoalan lain, apakah nanti dengan kabinet yang gemuk, dengan jumlah menteri dan wakil menteri yang banyak tersebut, akan efektif? Bisa jadi nanti tidak efektif, terjadi tumpang tindih program atau program-program yang ada tersebar, sehingga kemudian tidak tepat sasaran dan lain-lain,” tambahnya.
Selain itu, dirinya menegaskan bahwa kabinet yang gemuk juga akan menyedot anggaran negara. Sebab, masing-masing menteri akan memeroleh dana operasional beserta fasilitas-fasilitas lainnya yang dibiayai oleh negara.
“Para menteri itu, selain memeroleh gaji, tunjangan jabatan, tunjangan kinerja, dana operasional menteri, juga (akan memperoleh) fasilitas-fasilitas lainnya, seperti rumah dinas dan kendaraan dinas. Semua itu dibebankan pada keuangan negara,” tutupnya.
Sebelumnya, Wapres terpilih, Gibran Rakabuming Raka mengungkapkan, akan ada serangkaian pertemuan dengan beberapa pihak setelah penetapan presiden dan wapres di KPU, Jakarta. Gibran menegaskan, pihaknya akan merangkul semua pihak.
"Nanti dari KPU akan ada beberapa pertemuan, ditunggu saja. Kami akan menemui tokoh-tokoh, tujuannya untuk silaturahmi. Dari 01 dan 03 kan, juga sudah menerima putusannya," kata Gibran di Balai Kota Solo, Selasa (23/4/2024).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini







