PDIP Harap Hakim MK Punya Sikap Kenegarawanan dan Polisi Mau Bertobat

AKURAT.CO PDI Perjuangan (PDIP) meyakini masih ada hakim Mahkamah Konstitusi yang memiliki sikap negarawan.
Menurut Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, jika para hakim itu tidak melanggar sumpah, otomatis terpanggil untuk menegakkan kebenaran.
"Hakim MK, melihat MK terpuruk saat ini, tentu kalau mereka konsen pada panggilan tugas negara dan bangsa, sudah ditulis di konstitusi bahwa hakim MK memiliki sikap negarawan," jelasnya dikutip dari Podcast Keep Talking, Minggu (24/3/2024).
Selain meyakini hakim MK memiliki sikap negarawan, Hasto juga berharap aparatur Polri bertobat dan berani menyatakan kebenaran seperti sikap yang dimiliki mantan Kapolri Jenderal Hoegeng Iman Santoso.
Baca Juga: TPN Ganjar Mahfud Siapkan 30 Saksi dan 10 Ahli untuk Gugatan PHPU di MK
Di mana, Hoegeng dikenal sebagai polisi pemberani, jujur dan sederhana.
"Kalau aparatur kepolisian menyadari tanggung jawabnya. Kalau insan Polri melihat foto Pak Hoegeng dan perjuangan pendiri Polri, merenungkan betapa mereka terlibat intimidasi kepala desa, anggota legislatif dari PDI Perjuangan dan pengusaha yang mau membantu Ganjar-Mahfud. Tiba-tiba mereka mau bertobat dan punya keberanian seperti Pak Hoegeng," terang Hasto.
Diketahui, tim hukum pasangan capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD, mengajukan permohonan gugatan PHPU ke MK pada Sabtu (23/3/2024).
Tim hukum menolak hasil rekapitulasi suara yang diumumkan KPU karena menilai Pilpres 2024 diwarnai berbagai pelanggaran maupun kecurangan.
Baca Juga: Ajukan Gugatan ke MK, TPN Ganjar-Mahfud Minta Gelar Pemungutan Suara Ulang di Semua TPS
Sejumlah permohonan yang diajukan antara lain mendesak agar paslon nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, didiskualifikasi karena dianggap telah melanggar hukum.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 8Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi







