Jaga Kekuatan Parlemen Selanjutnya, Prabowo Diimbau Tidak Harus Ajak Gabung PDIP

AKURAT.CO Kemenangan sementara Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di Pilpres 2024, semakin menandakan ancang-ancang PDIP untuk oposisi selama lima tahun ke depan.
Pakar politik dari Badan Research dan Inovasi Nasional (BRIN), Lili Romli menilai, Prabowo tidak harus mengajak PDIP untuk bergabung dalam koalisi pemerintah, karena penting menjaga kekuatan di DPR RI.
Baca Juga: Nasdem Berpotensi Gabung Koalisi Prabowo-Gibran, PDIP: Pemilu Belum Selesai
Di mana fungsi DPR RI adalah mengawasi pemerintahan agar berjalan dengan baik. Sehingga jika semua partai kuat pro pemerintah, maka dampak buruk akan menimpa demokrasi.
"Sebaiknya Prabowo tidak harus mengajak bergabung PDIP dan juga partai lainnya. Ini penting untuk menjaga keseimbangan kekuatan di parlemen," ujar Romli kepada Akurat.co, Senin (19/2/2024).
"Jika semua partai bergabung, kontrol dan pengawasan parlemen atas pemerintahan tidak efektif. Dampaknya pada perkembangan demokrasi yang bisa lumpuh," tambah Romli.
Menurutnya, cukup seperti pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saja semua partai dominasi pro pemerintah di parlemen.
"Sudah cukup pada masa Jokowi yang membuat parlemen tidak berdaya karena kekuatan pendukung pemerintah mayoritas mutlak," ucapnya.
Baca Juga: Prabowo Klaim RSPPN Jadi Rumah Sakit Militer Terbesar di Indonesia
Dia berharap PDIP bisa konsisten oposisi kuat di parlemen, agar bisa mengontrol kuat jalannya demokrasi di masa depan.
"Saya berharap agar oposisi kuat di parlemen, PDIP dan partai yang lainnya lebih baik tidak bergabung dengan koalisi pemerintahan agar ada kontrol yang kuat," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 4Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 7BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri
- 10Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang





