Akurat Logo

Ganjar: Rakyat Bukan Ayam, Mereka Bisa Tentukan Nasib Sendiri

Roni Anggara | 3 Februari 2024, 19:00 WIB
Ganjar: Rakyat Bukan Ayam, Mereka Bisa Tentukan Nasib Sendiri

 

AKURAT.CO Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo, meyakini rakyat mampu menentukan nasib sendiri. Rakyat bukan ayam yang bisa diperlakukan semena-mena penguasa dengan dikenyangkan perutnya.

Ganjar optimistis rakyat mampu melawan penindasan dengan cara benar dan konstitusional. Perlawanan itu diharapkan ditunjukkan dalam hari pencoblosan 14 Februari mendatang.

“Kita tidak mau rakyat diperlakukan seperti ayam, disiksa, dicabut bulunya, dan kemudian pada saatnya dia diundang untuk dikunci perutnya dengan gula-gula,” kata Ganjar, dalam pidato yang disampaikan dalam acara Konser Metal, di Stadion Utama GBK, Jakarta, Sabtu (3/2/2024).

Baca Juga: Jokowi Dibanjiri Petisi: Anies Anggap Sinyal Serius, Gibran Siap Tampung, Ganjar Minta Lawan

“Rakyat bukan ayam, rakyat bisa menentukan sendiri nasibnya. Maka keberanian ini perlu kita dorong terus-menerus. Keberanian ini perlu kita angkat,” lanjut capres berambut putih.

Ganjar bersama cawapres Mahfud MD mengaku sudah mengunjungi 315 titik di seluruh Indonesia untuk mendengar aspirasi rakyat. Menginap di rumah rakyat, masuk ke pelosok-pelosok pasar, dan berdialog dengan petani dan peternak.

Baca Juga: Megawati: Mereka Mengintimidasi karena Takut Kalah, Pasti Kalah...

Eks Gubernur Jateng mengaku mendengar keluhan harga beras yang mahal. Sulitnya mencari kerja hingga harus menyogok. Bahkan mahalnya harga jagung.

“Maka dari proses itu, kami menemukan cerita-cerita yang sangat luar biasa,” tuturnya.

Dirinya berharap hari pencoblosan pada 14 Februari dilaksanakan dengan benar. Tanpa tekanan. “Biarkan rakyat menentukan sendiri dengan kebebasannya. Biarkan aparatur TNI/Polri, ASN, bekerja melayani masyarakat. Biarkan mereka netral. Biarkan mereka memberikan layanan terbaik untuk anak-anak negeri ini,” tuturnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.